Sabtu, 8 Oktober 2022

Info Lowongan Kerja, Produsen Rokok Kretek Ini Bangun Pabrik di Jatilawang Banyumas

Peresmian pabrik rokok kretek PT Probo Semesta Jaya di Desa Karanganyar, Kecamatan Jatilawang, Senin (18/7/2022). (Shandi/Serayunews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas meresmikan pabrik milik produsen rokok kretek PT Probo Semesta Jaya di Desa Karanganyar, Kecamatan Jatilawang, Senin (18/7/2022). Meski telah diresmikan, pabrik tersebut tidak langsung memproduksi rokok melainkan akan terlebih dahulu memberikan pelatihan serta masih membuka lowongan kerja.


Purwokerto, serayunews.com

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Asekbang) Sekda Kabupaten Banyumas, Irawadi menjelaskan, PT Probo Semesta Jaya telah memenuhi segala macam perizinan sehingga bisa membuka pabrik rokok tersebut. Pembukaan tersebut disambut positif, karena akan menyediakan lapangan kerja untuk masyarakat Kabupaten Banyumas.

“Izin sudah keluar per 28 Juni 2022, kami atas nama Pemkab Banyumas berterima kasih marena bisa menyerap 200 tenaga kerja. Kalau penyerapan tenaga kerja bisa maksimal, daya ekonomi masyarakat akan naik,” katanya.

Menurut Irawadi, pabrik rokok memang jenis usaha yang termasuk paling banyak menyerap tenaga kerja. Dengan hal itu, harapannya akan ikut membantu mengatasi pengangguran di beberapa wilayah.

“Saat ini, sudah ada dua produsen yang tertarik bangun pabrik rokok di Banyumas,” ujarnya.

Direktur Utama PT Probo Semesta Jaya, Probo Shadewo Daffa Mulyo Mujito Anggoro menyampaikan, dengan pendirian pabrik rokok tersebut akan mampu menyerap tenaga kerja lokal. Selain itu dapat mendorong klasterisasi kawasan industri di wilayah Banyumas Selatan.

“Kalau soal serapan tenaga kerja, harapannya bisa sebanyak-banyaknya. Apalagi daerah yang banyak pengangguran,” kata dia.

Jika nanti sudah mulai produksi, Probo merencanakan pasar awal berada di pulau Jawa. Namun, tidak menutupi kemungkinan akan merambah ke seluruh wilayah di Indonesia.

Pemilik PT Probo Semesta Jaya, Saring Anggoro menyampaikan, nantinya produksi rokok miliknya akan mengedepankan kualitas. Karena pabriknya sudah mempersiapkan bahan baku, dari jauh-jauh hari.

“Sekarang, cengkih yang bagus berusia empat tahun dalam gudang, baru bisa diproses jadi rokok. Kita juga ada fermentasi satu bulan,” ujarnya.

Pemilihan Desa Karanganyar sebagai lokasi pabrik, karena kawasan tersebut merupakan tanah kelahirannya. Karena itu, ia berupaya untuk menyejahterakan warga sekitar dengan kehadiran pabriknya.

“Di desa banyak sekali pengangguran, apalagi orang desa cenderung lebih suka hidup di desa. Sehingga, kami bikin perusahaan ini agar bisa menyerap tenaga kerja di sini,” katanya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini