Kamis, 29 September 2022

Ini Tips Membangun Usaha Dari Wabup Banyumas

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono (Foto : Hermiana Effendi)

Selain sebagai Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono juga dikenal sebagai pengusaha sukses dalam berbagai bidang usaha. Sejak masih muda, wabup yang juga menjabat sebagai ketua Palang Merang Indonesia (PMI) Banyumas ini sudah menggeluti dunia bisnis.


Purwokerto, Serayunews.com

Melihat banyaknya anak-anak muda Banyumas yang berminat dalam bidang usaha, Wabup memberikan tips membangun usaha supaya bisa bertahan dan mampu menghadapi persaingan.

“Minat generasi muda untuk menjadi pengusaha cukup besar, hal ini dibuktikan dengan munculnya banyak cafe-cafe, rumah makan, distro, butik dan lainnya yang digawangi anak-anak muda. Saya sangat bangga dan mengapresiasi anak-anak muda yang mau membangun usaha. Hanya saja perlu diingat, supaya usaha mampu bertahan dan bersaing, harus mempunyai ciri khas atau minimal mempunyai keunggulan satu saja dibanding produk sejenis lainnya,” kata Wabup, Kamis (30/12).

Wabup mencontohkan, jika akan membuka usaha kuliner, terlebih dahulu harus dipastikan konsep yang menjadi ciri khas. Misalnya, menu andalan yang rasanya khas atau jika menu tersebut sudah banyak disajikan di tempat lain, maka harus memiliki rasa yang unggul.

Alternaif lain, lanjut Wabup, sekarang ini banyak bermunculan rumah makan atau cafe yang menjual nuansa alam atau mempunyai keunggulan dalam pemilihan lokasi yang nyaman. Misalnya, beberapa rumah makan di kawasan Baturaden, seperti Warunge Dewek, RM Putri Gunung, Warung Koboi dan lain-lain.

Tips lain yang tidak kalah pentingnya adalah, sangat disarankan untuk terjun langsung menekuni usaha saat awal memulai. Hal tersebut dimaksudkan supaya pemilik memahami seluk beluk bisnis yang dipilihnya. Dan akan lebih bagus lagi, jika pemilik juga menguasai cara membuat produknya.

“Sesudah menentukan ciri khas yang diusung, maka sebaiknya juga terjun langsung pada awal memulai usaha. Saya memantau beberapa teman yang membuka tempat makan dan ikut terjun langsung, hasilnya lebih maksimal. Hal ini juga pernah saya alami, sewaktu dulu saya membuka usaha rumah makan di Yogyakarta. Waktu itu sepi pengunjung, saya tunggui hingga 3-4 bulan, kemudian mulai ramai dan saat sudah ramai kemudian saya tinggal pulang ke Banyumas, beberapa bulan kemudian kembali sepi, hingga akhirnya saya jual,” tutur Sadewo.

Terakhir, Wabup berpesan, agar jangan lelah untuk melakukan promosi dan jangan menyerah saat usaha mengalami kendala.

Editor :M Amron

Berita Terpopuler

Berita Terkini