
SERAYUNEWS – Malam takbiran Idul Adha 2026 kapan? Hari Raya Idul Adha menjadi salah satu perayaan besar umat Islam yang selalu dinantikan setiap tahunnya.
Selain identik dengan ibadah kurban, Idul Adha juga menghadirkan suasana religius melalui lantunan takbir yang menggema di masjid, musala, hingga lingkungan masyarakat.
Di Indonesia, tradisi malam takbiran sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan hari raya. Banyak masyarakat menggelar takbir bersama, pawai obor, hingga arak-arakan kendaraan hias untuk menyambut datangnya Idul Adha.
Menjelang perayaan tersebut, masyarakat mulai mencari informasi mengenai jadwal malam takbiran Idul Adha 2026. Hal ini penting diketahui agar umat Islam dapat mempersiapkan kegiatan ibadah dan tradisi penyambutan hari raya dengan lebih baik.
Idul Adha sendiri diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah dalam kalender Hijriah. Hari besar ini menjadi momentum mengenang kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan ketaatan.
Takbiran merupakan tradisi mengumandangkan kalimat takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada malam menjelang hari raya dan menjadi simbol rasa syukur umat Islam.
Takbir tidak hanya dibaca secara individu, tetapi juga dilantunkan bersama-sama di masjid atau dalam kegiatan keliling lingkungan.
Di sejumlah daerah, malam takbiran bahkan menjadi tradisi budaya yang diramaikan dengan pawai obor dan kendaraan hias bernuansa Islami.
Meski begitu, para ulama tetap mengingatkan bahwa inti utama dari takbiran adalah ibadah dan dzikir kepada Allah SWT, bukan sekadar perayaan semata. Karena itu, pelaksanaan takbiran dianjurkan tetap menjaga ketertiban dan tidak mengganggu masyarakat sekitar.
Tradisi takbiran di Indonesia sendiri telah berkembang sejak masuknya Islam ke Nusantara berabad-abad lalu. Hingga kini, suasana malam takbiran masih menjadi momen yang menghadirkan nuansa kebersamaan dan kekhusyukan menjelang Idul Adha.
Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan bahwa 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1447 H diperkirakan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.
Berdasarkan penetapan tersebut, malam takbiran Idul Adha 2026 akan dimulai pada Selasa malam, 26 Mei 2026, setelah waktu Magrib. Takbir kemudian terus dikumandangkan hingga menjelang pelaksanaan salat Idul Adha pada pagi harinya.
Selain takbir malam Idul Adha, umat Islam juga mengenal dua jenis takbir yang umum diamalkan saat bulan Zulhijah, yaitu takbir mursal dan takbir muqayyad.
Takbir mursal atau takbir mutlak mulai dianjurkan sejak awal Zulhijah, tepatnya 1 Zulhijah 1447 H atau Senin, 18 Mei 2026. Takbir ini dapat dibaca kapan saja hingga malam Idul Adha.
Sementara itu, takbir muqayyad dimulai setelah salat Subuh pada Selasa, 26 Mei 2026 atau bertepatan dengan 9 Zulhijah. Takbir tersebut kemudian dilanjutkan setiap selesai salat fardu hingga waktu Asar pada Sabtu, 30 Mei 2026, yang merupakan akhir hari Tasyrik.
Di Indonesia, bacaan takbir Idul Adha biasanya dilantunkan dalam beberapa versi, mulai dari versi pendek hingga versi panjang yang disertai dzikir tambahan.
Salah satu bacaan takbir yang paling sering dikumandangkan berbunyi:
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allahu akbar wa lillaahil hamd.”
Kalimat tersebut memiliki arti pengagungan kepada Allah SWT dan pujian atas segala nikmat yang diberikan-Nya.
Selain versi singkat, sebagian masyarakat juga melantunkan takbir dengan tambahan tasbih, tahmid, dan kalimat tauhid yang lebih panjang. Meski demikian, seluruh bacaan tersebut tetap memiliki tujuan yang sama, yakni memperbanyak dzikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Para ulama menjelaskan bahwa tidak ada ketentuan baku mengenai panjang pendeknya bacaan takbir. Umat Islam diperbolehkan membaca takbir sesuai kebiasaan yang berlaku di lingkungan masing-masing.
Malam takbiran Idul Adha menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperbanyak dzikir, mempererat kebersamaan, dan menyambut hari raya dengan penuh rasa syukur.***