Jumat, 9 Desember 2022

Jangan Kaget, Pertengahan Oktober Ada 3036 Petugas Regsosek di Cilacap Akan Datangi Rumah Warga

Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (pakaian putih) didampingi BPS Jateng dan Cilacap serta ratusan peserta pelatihan petugas Regsosek, di Hotel Sindoro Cilacap, Rabu (28/9/2022). (Ulul Azmi/ Serayunews)

Sebanyak 3036 petugas registrasi sosial ekonomi (Regsosek) tahun 2022 akan diterjunkan melakukan pendataan ke rumah warga di Cilacap. Petugas Regsosek ini akan mendata kependudukan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Untuk itu, masyarakat diminta jujur dalam memberikan datanya.


Cilacap, serayunews.com

Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman mengatakan, petugas Regsosek yang akan terjun berjumlah 3036 orang, akan disebar di 24 Kecamatan, 269 desa dan 15 kelurahan di Cilacap, dimana sebelumnya, para petugas ini diberikan pembekalan.

Untuk itu, Wabup berpesan kepada petugas maupun warga yang akan didata, agar menyampaikan data yang sesungguhnya atau sesuai faktual dan nyata. Sehingga harapannya, perbaikan data ini dapat menunjang satu data program perlindungan sosial dan pemberdayan masyarakat yang tepat sasaran.

“Jangan ada beban karena saudara atau tidak enak karena nanti datanya akan tidak sesuai, harus jujur dan sesuai kondisi sosial ekonominya. Jadi kesalahan dulu yang mungkin banyak program pemerintah yang tidak tepat sasaran, yang seharusnya dapat malah tidak dapat, dengan adanya perbaikan data di Regsosek insyaallah akan meminimalisir kesalahan tersebut,” ujar Wabup, usai membuka pelatihan pendataan awal Regsosek, di Hotel Sindoro Cilacap, Rabu (28/9/2022).

Selain itu, Wabup juga berharap ada sinkronisasi di berbagai kementerian di pusat, sehingga daerah tidak kebingungan ketika menerapkan satu data. Untuk itu, agar data yang disajikan sesuai, masyarakat diminta agar menyempatkan waktu jika ada petugas yang datang ke rumah untuk melakukan pendataan.

“Imbauan kepada masyarakat jangan cuek, jangan acuh, ikuti hal ini, karena bagaimanapun ke depan agar pemerintah bisa membuat program yang sesuai dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat,” imbaunya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cilacap Isnaeni mengatakan, bahwa pendataan kependudukan akan dimulai tanggal 15 Oktober-14 November 2022.

“Yang didata seluruh rumah atau bangunan, karena pendataan adalah seluruh penduduk di seluruh nasional, apabila ada warga yang belum di data bisa melapor ke desa,” ujarnya.

Isnanei mengatakan, sebelum petugas diterjunkan, mereka medapat pembekalan dan pelatihan yang di gelar secara bertahap mulai dari tanggal 12 September-12 Oktober 2022. Dalam menjalankan tugasnya, petugas akan dilengkapi identitas dan surat tugas.

“Masing-petugas akan dilengkapai identitas nama dan surat tugas dan sudah mendapat izin dari desa/kelurahan setempat. Masing-masing petugas akan mendata 250 kepala keluarga,” ujarnya.

Seperti diketahui, pendataan kependudukan dilakukan secara menyeluruh di Indonesia termasuk di Cilacap yang dilakukan oleh petugas Regsosek, dengan tujuan untuk mendukung satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Berita Terpopuler

Berita Terkini