Minggu, 27 November 2022

Jasad Pria Bertato Ditemukan di Sungai Serayu Gegerkan Warga Kaliori Banyumas

Tim Inafis Polresta Banyumas melakukan olah TKP dan identifikasi jasad pria bertato yang ditemukan di Sungai Serayu, Kaliori Banyumas

Warga Desa Kaliori digegerkan dengan penemuan jasad  pria bertato. Tidak ada identitas yang ditemukan pada jenazah pria memiliki tato pada bagian leher kiri, tangan kanan dan kiri serta paha kiri. Korban ditemukan mengapung di aliran Sungai Serayu, Desa Kaliori RT 3 RW 7, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Jumat (25/12/2020). Dari hasil pemeriksaan oleh pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.


Kalibagor, Serayunews.com

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka SIk melalui Kapolsek Kalibagor, AKP Dwi Astuti Ratna S mengatakan, penemuan jenazah tersebut bermula saat dua orang saksi yakni Didi Setiawan (28) dan rekannya Febrianto (25), keduanya warga Desa Kaliori tengah memancing di sekitar lokasi penemuan jenazah.

Tiba-tiba keduanya melihat adanya jenazah yang terapung di tepi Sungai Serayu dalam posisi tengkurap. Melihat hal itu, keduanya langsung berlari dan melaporkan penemuan jenazah itu ke warga sekitar hingga akhirnya menginformasikan ke Polsek Kalibagor.

“Dari informasi tersebut kami langsung mendatangi lokasi kejadian berasma unit Inafis Satreskrim Polresta Banyumas dan tim sar melakukan evakuasi terhadap jenazah itu,” ujarnya.

Setelah pihak medis Puskesmas Kalibagor datang, mereka mulai melakukan pemeriksaan. Dimana hasil pemeriksaan jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 28 tahun, tinggi badan kurang lebih 175 sentimeter, berat sekitar 70 kilogram, dengan rambut hitam lurus.

“Kami tidak menemukan identitasnya, karena pada saat ditemukan hanya mengenakan jaket warna hitam, kaus oblong warna putih, dan celana pendek. Kemudian ada tato pada bagian leher kiri, lengan tangan kanan dan kiri serta paha kiri,” kata dia.

Selain itu, dari pemeriksaan lebih lanjut, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh jenazah itu. Dimana diduga jenazah tersebut sudah meninggal tiga hari lalu.

“Untuk pemeriksaan lebih lanjut jenazah kami bawa ke RS Margono, ada informasi memang itu mirip orang Kauman dekat Pasar Wage, tetapi masih kita lidik,” ujarnya.(san)

Berita Terpopuler

Berita Terkini