Selasa, 24 Mei 2022

Jelang Lebaran, Harga Sejumlah Komoditas di Purbalingga Naik, Ini Perinciannya

Kepala Disperindag Purbalingga Johan Arifin memantau harga sejumlah kebutuhan pokok, di Pasar Bobotsari, Kecamatan Bobotsari, Selasa (19/4/2022). (Joko Santoso)

Harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Kabupaten Purbalingga mulai merangkak naik sekitar dua pekan sebelum Lebaran. Kondisi tersebut terjadi hampir di semua pasar tradisional.


Purbalingga, serayunews.com

“Hari ini kami melakukan pantauan. Harga komoditas yang mengalami kenaikan antara lain daging ayam, daging sapi, serta telur ayam ras,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Purbalingga Johan Arifin, usai pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Bobotsari, Kecamatan Bobotsari, Selasa (19/4/2022).

Baca juga  Setelah Dua Tahun Pandemi, Salat Id Kembali Dilaksanakan di Alun-Alun Purbalingga

Pemantauan dilakukan bersama dengan anggota Komisi II DPRD Purbalingga. Dia memaparkan harga daging ayam yang semula Rp30.000-32.000/kg saat ini naik menjadi Rp38.000/kg. Selanjutnya harga daging sapi menjadi Rp130.000/kg.

“Padahal di awal Ramadan harganya harganya masih Rp120.000/kg,” terangnya.

Kemudian harga telur ayam ras naik menjadi Rp23.500/kg dari harga semula Rp22.000/kg. Komoditas lain yang mengalami kenaikan masing-masing adalah tepung terigu dari Rp8000/kg menjadi Rp9.800/kg. Kacang tanah yang semula harganya Rp 23.000/kg, kali ini sudah naik menjadi Rp30.000/kg.

“Gula pasir juga naik dari harga semula Rp 12.500/kg menjadi Rp14.000/kg,” lanjutnya.

Baca juga  Liga Internal Askab PSSI Purbalingga Resmi Bergulir, Ini Jumlah Peserta dan Jadwalnya

Kendati demikian ada juga harga komoditas yang masih stabil. Diantaranya cabe merah besar 22 ribu/kg, cabe merah besar keriting Rp24.000/kg dan cabe rawit merah Rp24.500/kg. Begitu pula harga cabe rawit hijau yang stabil di Rp27.000/kg.

“Bawang merah dan bawang putih stabil di harga masing-masing Rp32.500/kg dan Rp38.000/kg,” tuturnya.

Ketua Komisi II DPRD Purbalingga Tongat dalam kesempatan yang sama menyampaikan pihaknya berharap agar ketersediaan bahan kebutuhan tercukupi menjelang Lebaran. Mengenai adanya kenaikan harga menurutnya kemungkinan karena tingginya permintaan.

“Yang terpenting kenaikan masih dalam taraf wajar dan jangan sampai ada kelangkaan pasokan,” harapnya.

Berita Terkait

Berita Terkini