Sabtu, 2 Juli 2022

Karaoke Excy ditutup, Puluhan Karyawan dan PL dirumahkan

CILACAP,SERAYUNEWS.COM – Warga di sekitar jalan DR Soetomo Kelurahan Sidanegara Kecamatan Cilacap Tengah, resah dengan keberadaan tempat hiburan karaoke Excy dilingkungnnya. Sebagai bentuk protes, para ketua RT dan RW dilingkungan itu beramai ramai mengembalikan stempel kepada Lurah Sidanegara.

Tidak hanya itu, warga mengancam menolak pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pilgub Jateng 2018. Para warga khawatir, keberadaan tempat hiburan itu, berdampak negatif terhadap remaja sekitar.

Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten Cilacap menutup Karaoke Excy pada Selasa (10/4/2018). Penutupan dipimpin Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman dan Satpol PP Kabupaten Cilacap.

Baca juga  Pemotor di Cilacap Pakai Sandal Jepit Ditilang? Ini Penjelasan Kasat Lantas

Pengelola karaoke, sempat meminta tenggang waktu penutupan. Alasannya, agar pihak manajeman bisa memberikan hak para karyawannya. Manajeman Karaoke Excy, Agung mengatakan, sebanyak 40 karyawan operasional tetap terpaksa dirumahkan tanpa pesangon. Terkait penutupan itu, pihak manjeman hanya bisa pasrah.

Padahal, beberapa upaya telah dilakukan pihak manajeman untuk tetap memperpanjang perijinan. Namun, pengajuan perijinan tersebut tidak mendapat tanggapan dari pemerintah melalui instansi terkait. Ditambah dengan adanya penolakan dari warga, maka manajeman karaoke terpaksa harus mentaati keputusan tersebut.

“Karyawan gaji sesuai dengan standar UMR Cilacap, ada juga sekitar 30an pemandu lagu yang juga dirumahkan. Kita sudah ngajukan ijin perpanjangan, tetapi tidak diterima ataupun ditolak. Karna ada penolakan dari warga, ya mau bagaimana lagi,” ujarnya.

Baca juga  Geger Dinihari, Kebakaran Ruko Elektronik di Kroya

Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aula Rachman menjelaskan, penutupan tempat karaoke efektif dilakukan mulai Selasa (10/4/2018). Dengan adanya bentuk protes para ketua RT dan RW, Pemkab Cilacap khawatir akan menjadi sorotan hingga tingkat pusat, apabila aspirasi warga diabaikan.

“Kita punya kepentingan yang lebih besar. Kita mementingkan seluruh warga Jawa Tengah dan masyarakat Cilacap yang telah memberikan amanah pada Pemkab Cilacap”, jelasnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Cilacap Ditiasa Pradita mengatakan, penyegelan Karaoke Excy telah dilaksanakan sesuai prosedur. Selain merespon aspirasi warga, tindakan tersebut dilakukan untuk menjaga kondusivitas dan kamtibmas wilayah jelang bulan suci Ramadhan 1439 H.

Berita Terkait

Berita Terkini