Sabtu, 18 September 2021

Kekinian, PMI Cilacap Gelar Lomba Tiktok

Pengumuman lomba tiktok PMI Cilacap secara virtual. (Irfan)

Jika biasanya pengurus PMI mengadakan lomba PMR ataupun jambore, namun ada yang tidak biasa dari PMI Cilacap. Lantaran organisasi berlogo tambah ini, mengadakan lomba Tiktok. Lomba tersebut digelar sejak 19 hingga 31 Agustus 2021, yang diumumkan secara virtual.


Cilacap, serayunews.com

Panitia lomba Tiktok PMI Cilacap Raden Endro Teguh Kusumo mengatakan, tema dari lomba Tiktok ini yaitu 5 M, atau mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Diketahui, 5 M sendiri merupakan upaya yang dicanangkan pemerintah, untuk membantu pencegahan penularan virus corona. Peserta dari lomba Tiktok ini, ada sebanyak 14 tim PMR Wira dari seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.

“Kami bersama STIKES Serulingmas Cilacap menggelar kejuaraan Tiktok untuk PMR Wira tingkat SMA, SMK dan MA. Jadi para peserta mengirimkan video Tiktoknya kemudian kami nilai,” katanya kepada serayunews.com, Selasa (31/8/2021).

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai staf markas PMI Cilacap ini menjelaskan, alasan PMI menggelar lomba tiktok ini antara lain, saat ini masih ada pandemi dan belum bisa mengadakan kegiatan yang sifatnya mengundang orang untuk berkerumun. Serta mengembangkan kreatifitas para anggota PMR, agar dapat menjadi pilihan sarana edukasi dan upaya sosialisasi.

“Selain itu, supaya PMI juga dapat menyesuaikan diri dengan cepatnya perkembangan teknologi. Agar lebih kekinian dan lebih menarik,” ujarnya.

Panitia lomba Tiktok PMI Cilacap, (Irfan)

Ia menerangkan, kriteria yang diambil untuk menjadi juara dalam lomba yakni seputar orisinilitas, kreatifitas, kompleksitas penggunaan vitur, nilai edutaiment dan jumlah likenya. Adapun yang menjadi juara satu merupakan MA Raudhatul Huda Adipala, kemudian disusul SMA Negeri 1 Cilacap sebagai juara dua. Kemudian SMK N 1 Wanareja sebagai juara tiga, serta juara favorit diraih oleh SMA Negeri 1 Binangun.

“Kami apresiasi semua peserta yang telah terlibat, karena memiliki semangat kreatifitas yang tinggi, juara atau tidak itu hanya kompetisi. Namun yang terpenting adalah tetap semangat demi kemanusiaan,” tuturnya.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini