Keluarga Alumni FH Unsoed Purwokerto, Berikan Bantuan Sembako dan Konsultasi Hukum untuk Warga di Sumbang

Ketua Umum KAFH (Keluarga Alumni Fakultas Hukum) Unsoed, Prof Dr Ma’ruf Cahyono tengah membagikan sembako kepada warga Desa Limpakuwus, di Balai Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Minggu (19/3/2023). (Shandi Yanuar/Serayunews)

Keluarga Alumni Fakultas Hukum (KAFH) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, menggelar bakti sosial. Acara itu melibatkan 600 masyarakat yang berasal dari tiga desa di Kecamatan Sumbang. Tidak hanya pembagian sembako saja, dalam kegiatan tersebut mereka juga membuka layanan konsultasi dan bantuan hukum. Selai itu, berbagai layanan kesehatan yang bekerjasama dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat. Acara berlangsung di Balai Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas Sabtu (19/3/2023).


Purwokerto, serayunews.com

Ketua Umum KAFH (Keluarga Alumni Fakultas Hukum) Unsoed, Prof Dr Ma’ruf Cahyono menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja alumni Fakultas Hukum unsoed. Fokusnya untuk membantu masyarakat Kabupaten Banyumas.

“Banyak program, salah satunya bakti sosial untuk mendukung tri dharma perguruan tinggi. Salah satunya pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk paling kongkrit dengan bantuan sembako, layanan kesehatan, layanan KB. Tadi di Puskesmas Sumbang II, ada banyak ratusan yang mengikutinya, ada juga layanan kesehatan terbatas, serta layanan konsultasi dan bantuan hukum,” ujar dia.

Ma’ruf menambahkan, dengan kegiatan KAFH ini bukan hanya bantuan terkait fisik saja. Namun juga harapannya, bisa memberikan pemahaman tentang hukum dan semua hal yang terkait dengan bantuan hukum.

Baca juga: Kantor Imigrasi Cilacap Gelar Sosialisasi Izin Tinggal Keimigrasian Bagi Mahasiswa Asing 

“Saya kira ini penting, kesadaran hukum di masyarakat untuk terus tumbuh, supaya masyarakat bisa sama-sama menikmati adanya rasa keadilan, kepastian hukum agar bisa dirasakan bersama,” ujarnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Desa Limpakuwus, Darko mengaku, senang dengan adanya program dari KAFH Unsoed tersebut. Sebab, dapat meringankan beban masyarakat di desanya.

“Jumlahnya yang menerima bantuan itu total mencapai 600 orang, 300 dari Limpakuwus, 150 dari Desa Kotayasa, dan 150 dari Desa Sikapat,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini