Jumat, 2 Desember 2022

Kemenag Serahkan Bantuan 550 Alquran untuk Warga Binaan Pemasyarakatan Nusakambangan

Kemenag serahkan bantuan 550 Alquran untuk WBP Nusakambangan (Dok Lapas Batu)

Sebagai wujud partisipasi dalam program pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamenag RI menyelenggarakan program bantuan Alquran kepada UPT pemasyarakatan di wilayah Nusakambangan. Kegiatan dilaksanakan di Aula Wisma Sari Lapas Kelas 1 Batu, Kamis (19/05/2022).


Nusakambangan, serayunews.com

Direktorat Pembinaan dan Latihan Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang diwakili Koordinator Kepribadian Heriastini menyampaikan, kerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia telah lama dilaksanakan. MoU tentang pembinaan kepada WBP menjadi kolaborasi dan sinergitas agar tujuan pembinaan dapat berjalan optimal.

“Sedangkan di tingkat daerah, kerjasama ini dilakukan oleh UPT Pemasyarakatan dengan Kantor Kementerian Agama di masing masing kabupaten/kota,” ujarnya.

Direktur Penerangan Agama Islam, Dr H Wayan Samsul Bahri mengatakan, penyerahan Bantuan Alquran dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk UPT di Wilayah Nusakambangan merupakan tanggung jawab Kementerian Agama untuk bersama-sama menebarkan kebaikan.

“Warga Binaan adalah saudara-saudara kita yang tersesat dan kewajiban kita adalah untuk mengembalikan mereka kejalan kebaikan,” katanya.

Sementara di tempat yang sama, Kepala Lapas Kelas 1 Batu Nusakambangan I Putu Murdiana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama, karena telah memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh WBP.

Menurutnya, satu-satunya kegiatan WBP terutama di Lapas High Risk adalah pembinaan kepribadian atau pembinaan keagamaan sehingga Alquran ini sangat bermanfaat sebagai buku bacaan dalam mengenal agamanya lebih baik dan mendalam.

“Diharapkan Kamenag RI selain bantuan Alquran diharapkan pihaknya juga diberikan bantuan seperti penyuluh agama, ataupun kegiatan keagamaan lainnya,” ujarnya.

Adapun bantuan Alquran untuk UPT se-Nusakambangan di antaranya sebanyak 50 buah, kecuali Lapas Karanganyar dan Lapas Pasir Putih sebanyak 100 buah.

Pada kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Kalapas dan Kabapas se-Nusakambangan, Kantor Kementerian Agama Cilacap dan perwakilan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Lapas se-Nusakambangan pada hari ini memiliki jumlah Warga Binaan sebanyak 2.392 warga binaan, tersebar di 8 Lapas di Pulau Nusakambangan. Tentunya pembinaan kepribadian menjadi dasar dan mutlak wajib diberikan kepada seluruh warga binaan agar pembinaan yang lain dapat berjalan efektif dan optimal,” ujarnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini