Jumat, 30 September 2022

Kilang Pertamina Internasional Unit Cilacap, Paparkan Sistem Pengamanan Obvitnas di Hadapan Pangdam IV/Diponegoro

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) IV Cilacap, menerapkan sistem manajemen pengamanan terpadu sesuai standar pengamanan obyek vital nasional. Dengan kapasitas produksi mencapai 348 ribu barrel per hari, sistem manajemen pengamanan yang diterapkan sesuai dengan potensi yang ada di dalam setiap pengelolaan proses bisnisnya.


Cilacap, serayunews.com

Paparan tersebut disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) GM PT KPI RU IV, Didik Subagyo, di hadapan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen (TNI) Rudianto, saat kunjungan kerjanya di Cilacap, Kamis (13/1/2022) lalu.

Sebagai unit pengolahan terbesar dari 6 unit kilang Pertamina di Indonesia, RU IV bernilai strategis. Karena, unit tersebut menyuplai 34 % kebutuhan BBM Nasional atau sekitar 60 % kebutuhan BBM di Pulau Jawa.

“Dengan kapasitas produksi sebesar 348 ribu barrel per hari, sistem manajemen pengamanan yang diterapkan sesuai dengan potensi yang ada di dalam setiap pengelolaan proses bisnis kami,” ujarnya.

Manager Health, Safety, Security and Environment (HSSE) RU IV, Hartanto, menjelaskan detail overview pengamanan. Termasuk pengamanan sarana dan fasilitas penerimaan bahan baku dan distribusi produk, serta mekanisme patroli area kilang.

“Kami menjalin kerjasama dengan TNI dari Kodim 0703 Cilacap, Lanal maupun Polres Cilacap. Secara berkala, kami menjadwalkan audit evaluasi sistem manajemen pengamanan tersebut,” katanya.

Dalam tanggapannya, Mayjen TNI Rudianto, mendorong peningkatan teknologi pengamanan di internal RU IV meliputi teknologi pengamanan antri drone yang sudah diterapkan di berbagai negara maju.

“Selain pengamanan berbasis teknologi, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan apalagi ini objek vital nasional,” ujarnya.

Diharapkan kerjasama institusi pengamanan seperti TNI, baik Kodim maupun Lanal dan Polri sebagai penangkal, penindak, dan pemulih di bidang pertahanan agar dapat bersinergi mengamankan Pertamina.

“Together we can, menyatu dengan masyarakat. Demikian juga dengan Pertamina, melalui program CSR dapat menjadikan masyarakat sebagai pengganda. Sehingga rakyat benteng pertahanan bagi Pertamina, karena muncul di benak mereka rasa memiliki,” pesan Pagdam.

Kegiatan kunjungan Pangdam, dipusatkan di gedung Patra Graha. Agenda itu juga dihadiri Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel (Inf) Dwi Lagan Safrudin, Dandim 0703/Cilacap Letkol (Inf) Andi Afandi, dan Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat.

Berita Terpopuler

Berita Terkini