Senin, 18 Oktober 2021

Kisah Perempuan Menginisiasi Perubahan

 Antarkan Program Ibu Siaga Covid-19 Raih Best of The Best Program CSR

Ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan sedang memproduksi minuman jahe merah untuk meningkatkan imun

Rumdani Putri Sumiwi (59) sambil tersenyum bahagia, menceritakan dengan runut bagaimana perjuangannya bersama ibu-ibu rumah tangga di sekitar rumahnya di Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan bertahan di masa pandemi Covid-19. “Kami tahu sulit sekali bertahan dimasa pandemi. Alhamdulillah dengan semangat dari ibu-ibu Koperasi Kemiren Asri, kami bisa melewatinya bersama,” ujarnya.


Cilacap, Serayunews.com

Perempuan yang biasa disapa Rumdani itu mengakui awal pandemi COVID-19 merebak di Indonesia pada Maret 2020 lalu berdampak pada semua aspek, termasuk usaha produktif Koperasi Kemiren Asri yang ia pimpin.

“Kami ada 13 kelompok usaha seperti kelompok budidaya jamur, lele, bebek, kelompok kebun gizi, dan lain-lain semua terkena imbas pandemi, penghasilan kami menurun dan kampung kami di lock down karena ada warga yang terkena COVID,” kata Rumdani.

Beruntung, kata Rumdani kondisi terpuruk ini tidak membuat anggota koperasi berlarut. Sebaliknya situasi pandemi justru memunculkan ide dan inovasi baru. Aktivitas ibu-ibu rumah tangga itu selanjutnya dialihkan pada pemenuhan kebutuhan di masa pandemi dalam program bertajuk Ibu Siaga COVID-19. Diantaranya melalui produksi minuman jahe merah untuk meningkatkan imun, pembuatan masker dan baju hazmat sebagai Alat Pelindung Diri (APD) para petugas medis,“ ungkap Rumdani.

Ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan sedang memproduksi minuman jahe merah untuk meningkatkan imun

Tak berhenti di situ, inovasi berlanjut pada pembuatan hand sanitizer yang menjelma menjadi kebutuhan pribadi setiap orang di masa pandemi. Pada April 2021 lalu Pertamina memberikan pelatihan khusus pembuatan produk ini dengan aroma khas minyak kayu putih bercampur dengan bioetanol yang berasal dari buah nipah dan ekstrak lidah buaya.

“Hasilnya luar biasa, saat ini pesanan hand sanitizer mencapai kisaran 30 sampai 40 liter per bulan,” imbuh Rumdani.

“Kami bersyukur PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap yang selalu memberikan semangat, mendampingi dan merangsang kami untuk terus berkarya di masa pandemi, termasuk juga memberikan pelatihan pemasaran online. Sehingga kami bisa memasarkan produk kami hingga ke Hongkong,” ucapnya.

Kisah ini disampaikan Rumdani di hadapan para juri pada ajang Energy and Mining Editor Society (E2S) Proving League 2021 bertajuk ‘Kesaksian Local Hero Dalam Memperluas Manfaat CSR BUMN’ di IG Room Head Office PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap secara virtual, Sabtu (9/10/2021).

Hasilnya, PT KPI Unit Cilacap sukses menyabet dua penghargaan kategori Best of Local Hero dan Best of the Best untuk Program CSR Ibu Siaga COVID-19. “Setiap perempuan memiliki kekuatan untuk menginisasi perubahan dan kisah Ibu Rumdani adalah contoh nyatanya. Asal ada kemauan disitu ada jalan. Dalam program ini, kami petakan masalahnya, berinovasi dan ciptakan nilai tambah,” kata Pjs. Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Unit Cilacap, Ibnu Adiwena, dalam paparan singkatnya.

Terpisah, GM Eko Sunarno mengapresiasi pencapaian ini. “Kami bersyukur ini adalah kerja keras seluruh tim, mitra binaan yang selalu berkolaborasi, pemerintah dan masyarakat yang bersinergi dengan Pertamina. Kesuksesan ibu Rumdani menjadi bukti ketangguhan perempuan. Selamat,” Pungkas Eko.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini