Sabtu, 13 Agustus 2022

Komandan Tempur, Semangat Baru DPC PDIP Banyumas Capai Target Maksimal

Setiap momen dimanfaatkan DPC PDIP untuk terus meningkatkan konsolidasi. ( Foto : Hermiana E.Effendi)

Meskipun sudah menjadi partai mayoritas dengan perolehan kursi terbanyak di DRPD Banyumas, namun DPC PDIP Banyujmas terus berinovasi. Dengan membentuk komandan tempur (komandan T), partai moncong putih ini siap bertempur. Tujuannya adalah untuk mendapatkan perolehan kursi maksimal di DPRD pada pemilu legislatif mendatang.


Purwokerto, Serayunews.com

Pada awalnya DPC PDIP Banyumas memasang target perolehan kursi 50% plus 1 dan ini merupakan target yang realistis. Target itu sudah dengan perhitungan serta strategi yang matang. Bahkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDIP Banyumas, Subagio SPd, berani menargetkan 28 kursi.

“Target dari DPC 26 kursi, tetapi kalau perhitungan saya justru mampu 28 kursi. Dengan asumsi satu kecamatan satu kursi. Khusus untuk Kecamatan Cilongok bisa 2 kursi, karena jumlah desanya lebih banyak daripada kecamatan lain. Dengan jumlah kecamatan 27, maka kita berani pasang target 28 kursi,” ucapnya.

Baca juga  Penggantian Aspal dengan Kerikil di Perlintasan Kereta di Sumpiuh, Akibatkan Banyak Pemotor Terjatuh

Keberanian Subagio memasang target 28 kursi, bukanlah tanpa alasan kuat. Sebab, tiga pilar kekuatan yang mendukung kemenangan partai sudah di tangan PDIP. Dari eksekutif, legislatif, dan partai yang solid, pra syarat kemenangan sudah dikantongi DPC PDIP Banyumas. Selain itu, saat ini sudah terbentuk 33 orang sebagai komandan T.

“Semua incumbent menjadi komandan T dan pada tiap dapil ada penambahan 1-2 orang komandan T. Konsep yang kita usung, komandan T adalah caleg jadi dan incumbent mempunyai kewajiban untuk mengangkat komandan T baru di wilayahnya supaya jadi, sehingga kita gotong-royong bersama,” jelasnya.

Selaku ketua Bapilu DPC PDIP Banyumas, Subagio selalu menekankan, bahwa setiap pemenangan membutuhkan koordinasi, konsolidasi, pemetaan wilayah, serta strategi yang tepat dan amunisi yang cukup. Sehingga sejak jauh hari, Bapilu sudah mulai melakukan pemanasan dengan mengagendakan konsolidasi internal.

Baca juga  Toko Kain Legendaris Ini Usianya Hampir 100 Tahun
Peningkatan Kursi

Sebagaimana diketahui, Pemilu 1999 lalu merupakan prestasi tertinggi DPC PDIP Banyumas. Mereka berhasil meraih 19 kursi di DPRD. Sayangnya prestasi gemilang tersebut menurun pada pemilu 2004 yang hanya mendapatkan 13 kursi. Kemudian pemilu berikutnya meningkat menjadi 16 kursi dan sekarang 17 kursi. Peningkatan perolehan kursi selama dua kali pemilu terakhir menjadi bukti keseriusan kinerja DPC PDIP Banyumas di bawah komando  Ketua DPC, dr Budhi Setiawan serta Sekretaris DPC, Arie Suprapto.

Dengan adanya sistem komandan T, PDIP semakin mantap meraih kemenangan. Dalam sistem tersebut, setiap caleg mempunyai wilayah tempur dan pasukan sendiri yang sudah ada pembagian secara proporsional.

33 Kursi

Sementara itu, dalam kunjungan Puan Maharani ke DPC PDIP Banyumas beberapa waktu lalu, di hadapan para kader dan hadir juga Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto, Puan meminta Banyumas bisa meraih 33 kursi, sebagaimana jumlah komandan T yang sudah terbentuk, yaitu 33 orang. Sebagai politisi yang sudah matang dan berpengalaman menanganan banyak pemilu, Puan melihat  DPC PDIP Banyumas memiliki perangkat yang lengkap di eksekutif dan legislatif, dimana bupati dan wakil bupati dari PDIP serta di legislatif PDIP juga memiliki 17 kursi.

Baca juga  Hidup Mengenaskan, Dua Monyet Ekor Panjang yang Ada di Kandang FPIK Unsoed Purwokerto Bakal Dipindahkan

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPC PDIP mengatakan, target tinggi yang dicetuskan Puan Maharani akan menjadi suntikan semangat bagi pengurus serta kader untuk lebih giat bekerja dan turun ke lapangan. Menurutnya, yang terpenting adalah mendisiplinkan para caleg terkait pembagian wilayah, sehingga semua tergarap dengan maksimal.

“Semakin tinggi target, tentu harus semakin giat bekerja, itu yang kita tanamkan. Soal hasil, tentu tidak akan mengingkari usaha yang sudah kita lakukan,” kata Suprapto.

Berita Terkait

Berita Terkini