Jumat, 21 Januari 2022

KPU Banjarnegara Terus Usahakan Keakuratan Daftar Pemilih Tetap

Tidak adanya Pemilihan Umum (Pemilu) bukan berarti KPU Banjarnegara tidak melakukan aktivitas. Bahkan jelang Pemilu serentak 2024 mendatang, saat ini KPU Kabupaten Banjarnegara terus berkomitmen untuk menyajikan daftar pemilih yang komprehensif, akurat, dan mutakhir dengan melakukan terobosan kegiatan yaitu Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).


Banjarnegara, Serayunews.com

Ketua KPU Banjarnegara Bambang Puji mengatakan, PDPB merupakan upaya KPU dalam pemperbarui data pemilih berdasarkan Data Pemilih Tetap (DPT) pelaksanaan pemilu sebelumnya yang kemudian disinkronkan dengan data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Baca juga  Waduh! Panik Dikejar Warga, Terduga Pencuri Kotak Amal di Kemangkon Nabrak Pohon Sampai Pingsan

Berdasar Surat Edaran (SE) Ketua KPU RI nomor : 366/PL.02SD/01/KPU/IV/2021 perihal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021, dan hasil rapat rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan tahun 2021 periode Desember 2021, jumlah daftar pemilih berkelanjutan di Banjarnegara mencapai 786.283 pemilih.

“Dari jumlah tersebut, 397.229 merupakan pemilih laki-laki, sementara sisanya sebanyak 389.054 adalah pemilih perempuan,” kata Ketua KPU Banjarnegara saat melakukan pres conference di ruang KPU Banjarnegara, Selasa (28/12/2021).

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan rincian hasil rekapitulasi pemilih berkelanjutan periode Desember yang mana di dalamnya terdapat 78 pemilih yang tidak memenuhi syarat, termasuk mengakomodir masukan data dari Bawaslu Kabupaten Banjarnegara, masukan dari Perangkat Desa di Kabupaten Banjarnegara, serta pihak terkait.

Baca juga  Hujan Es sampai Pohon Tumbang Warnai Hujan Angin di Kabupaten Banyumas 

“Kita menginginkan data yang akurat, sehingga KPU Banjarnegara masih membutuhkan informasi dan tanggapan dari masyarakat selama kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, dengan begitu maka akan terwujud daftar pemilih yang akurat, mutakhir, serta berkualitas sebagai acuan pada pemilu dan pemilihan selanjutnya,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini