Jumat, 12 Agustus 2022

Lahan Sawah Berkurang Karena Jalan Tol, Dispertan Klaim Cilacap Masih Aman

Petani di Cilacap menggunakan mesin pemanen padi. Dok Dispertanak Cilacap

Cilacap, Serayunews.com – Ribuan hektar lahan persawahan produktif di Jawa Tengah terdampak pembangunan Jalan Tol Trans Jawa. Di Cilacap, pembangunan jalan tol yang rencananya akan membentang sepanjang 150 km. Lahan yang akan digunakan diperkirakan akan berdampak pada lahan sawah seluas 537 hektar. Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap mengklaim, lahan sawah yang nantinya berkurang karena beralih fungsi menjadi jalan tol, tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi hasil pertanian.


 

Baca juga  Musim Kemarau Tapi Sering Hujan, Begini Penjelasan BMKG Cilacap

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilaap Supriyanto menjelaskan, kabupaten Cilacap menjadi salah satu kabupaten di Jateng yang memiliki lahan sawah terluas. Saat ini, luas lahan sawah produktif sekitar 63.000 hektar. Dengan lahan sawah seluas itu, perolehan gabah kering di Cilacap bisa mencapai 880 ribu ton lebih per tahun.

“Kami memang belum mengetahui lokasi ataupun rute pembangunan jalan tol yang melalui Kabupaten Cilacap. Tetapi informasi yang ada menyebutkan seperti itu (menggunakan lahan sawah produktif,red). Dengan luas lahan yang ada, maka pengaruhnya tidak signifikan,” jelasnya kepada serayunews.com.

Baca juga  Hujan Deras Semalaman di Banyumas, Sebabkan Banjir dan Longsor di 5 Kecamatan, Berikut Rinciannya

Pertumbuhan industri di Cilacap, kata dia, juga menyebabkan kebutuhan lahan untuk industri dan perumahan di Cilacap semakin meningkat pesat. Melalui regulasi yang ada berupa Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, diharapkan mampu menekan berkurangnya lahan pertanian. Terutama untuk lahan-lahan pertanian produktif, seperti kawasan sawah beririgasi teknis

Saat ini pihaknya masih berupaya memperluas lahan sawah produktif di berbagai wilayah. Terutama untuk lahan-lahan pertanian yang saat ini belum teraliri saluran irigasi teknis. Pihaknya menarget bisa menambah 750 hektar sah produktif. Salah satunya lahan yang akan dimanfaatkan di Kawasan Laguna Segara Anakan. Keberadaan lahan pertanian di tanah timbul, secara tidak langsung juga bisa mengurangi dampak sedimentasi di laguna.

Baca juga  Pertamina Gelar Vendor Day 2022 untuk Jaga Kredibilitas Mitra Kerjanya

“Predikat Kabupaten Cilacap sebagai lumbung padi di Jawa Tengah, akan dipertahankan sekuat mungkin dengan berbagai kebijakan,” ungkapnya.

Berita Terkait

Berita Terkini