
SERAYUNEWS-PSIS Semarang telah menunjuk Kas Hartadi sebagai pelatih untuk laga sisa di Pegadaian Championship grup B. Di ajang liga kasta kedua itu, PSIS dalam posisi yang rawan. Jika terpeleset dalam dua laga sisa, mereka bisa masuk zona playoff degradasi.
Saat ini, PSIS ada di posisi 8 klasemen sementara grup B Pegadaian Championship. PSIS memiliki 20 poin dari 25 pertadingan. Persiba Balikpapan ada di posisi 9 dengan 18 poin dari 25 pertandingan. Persipal ada di posisi 10 alias paling bawah dengan 7 poin dari 25 pertandingan.
Dari grup B ini, Persipal sudah dipastikan degradasi ke Liga Nusantara atau kasta ketiga sepak bola antarklub di Indonesia. Nah, posisi 9 klasemen akhir grup B akan melakoni playoff melawan posisi 9 klasemen akhir grup A yang kemungkinan akan diisi Persekat Kabupaten Tegal atau Persikad Depok.
Dari playoff itu, tim yang kalah akan degradasi ke Liga Nusantara dan yang menang akan bertahan di Pegadaian Championship. PSIS dan Persiba menyisakan dua laga. Keduanya tentu tidak ingin main di playoff. Sebab, main di playoff akan sangat rawan terdegradasi.
Dua laga sisa PSIS adalah menjamu Kendal Tornado (25/4/2026) dan away melawan PSS Sleman (2/5/2026). Kedua tim masih memiliki kans promosi ke BRI Super League. Sementara laga sisa Persiba adalah menjamu PSS (26/4/2026) dan dijamu Deltras (2/5/2026).
Dengan situasi itu, Kas Hartadi harus membawa PSIS memenangkan dua laga sisa. Jika menang dalam dua laga sisa, PSIS akan bertahan di Pegadaian Championship. Jika tidak maksimal di dua laga sisa, PSIS hanya berharap Persiba juga terjengkang di dua laga sisa.
Kas Hartadi adalah sosok yang dulu ikut membawa Indonesia mendapatkan medali emas Sea Games 1991. Di masa menjadi manajer, pria kelahiran 1970 ini sudah makan asam garam. Dia pernah melatih Sriwijaya FC, PSMS Medan, RANS, dan beberapa tim lainnya.