Selasa, 27 September 2022

Legacy untuk Keberlanjutan Energi, PT KPI RU IV Cilacap Pasang 101 Unit Penangkal Petir

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dengan pemasangan instalasi 101 unit Lightening Protection System (LPS) di seluruh area tank farm dan diresmikan penggunaannya pada, Senin (12/9/2022).

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyikapi serius tingginya potensi petir di Kabupaten Cilacap. Caranya dengan pemasangan instalasi 101 unit Lightening Protection System (LPS). Pemasangan fasilitas penangkal petir ini di seluruh area tank farm dan peresmian penggunaannya pada, Senin (12/9/2022).


Cilacap, serayunews.com

GM PT KPI RU IV, Edy Januari Utama dalam sambutan peresmian LPS tahap kedua itu, menyampaikan apresiasi atas pemasangan LPS sebagai sebuah keberhasilan bersama.

“Sebagaimana kita tahu, tanki minyak terutama tanki APR yang berisi produk ringan, sangat rawan terhadap sambaran petir. Maka keberhasilan pemasangan LPS ini sebagai bagian dari legacy untuk keberlangsungan masa depan energi,” katanya.

Edy mengatakan, pemasangan LPS di seluruh area tank farm juga sejalan dengan strategi investasi Environmental Social Governance (ESG). Strategi tersebut adalah meyakinkan operasional kilang berjalan aman dan andal.

“Tentu melalui pemasangan LPS ini sebagai ikhtiar bersama agar terhindar dari kemungkinan dampak lingkungan,” imbuhnya.

Manager ME – I PT KPI RU IV Cilacap, Poltak Alexander Simanjuntak merinci, pembangunan LPS tahap kedua sebanyak 54 unit di area Oil Movement (OM) 60, OM 70, area Lube Oil Complex (LOC) dan Gasoline Treating Offsite (GTO). Sebelumnya, pemasangan tahap pertama sebanyak 47 unit di area kilang pada April lalu.

“Kami memberikan penghargaan tinggi atas kinerja tim yang mengedepankan komunikasi dan koordinasi. Sehingga tercapai target kerja aman, tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Hadir di peremian itu Senior Manager Operation Manufacturing (SMOM), Didik Subagyo; tim manajemen, serta direktur dan perwakilan vendor dari PT Tracon Industry selaku Project Management Construction (PMC), PT Surya Selatan, PT Mugi Rahayu, dan PT Wahana Teknik selaku kontraktor eksekutor.

Dalam kesempatan itu, GM Edy Januari menyerahkan penghargaan dan sertifikat 146.697 jam kerja aman kepada 3 kontraktor eksekutor & 1 Project Management Control, atas suksesnya pekerjaan tersebut.

Berita Terpopuler

Berita Terkini