Minggu, 19 September 2021

Lima Kali Berturut-turut Pemkab Purbalingga Raih WTP dari Kemenkeu RI

Pemkab Banjarnegara sedang melakukan zoom meeting dengan Kemenkeu RI. (Maula)

Pemerintah Kabupaten Purbalingga berhasil mempertahankan prestasinya. Untuk kelima kalinya, secara berturut-turut meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi itu menjadi kebanggaan tersendiri, khususnya dalam pengelolaan anggaran negara.


Purbalingga, serayunews.com

Wakil Bupati Purbalingga, Sudono ST MT menyampaikan, capaian ini bisa menjadi suatu kebanggaan. Karena pengelolaan keuangan dan aset daerah tidaklah mudah. Tetapi Pemkab Purbalingga sejak 2016 sampai 2021 mampu menyajikan laporan secara transparan dan akuntabel.

“Sehingga ini menjadi suatu prestasi yang membanggakan,” kata Dono, Selasa siang.

Dia berharap, raihan ini dapat terus dipertahankan di masa-masa yang akan datang. Sehingga menjadi bukti bahwa pengelolaan anggaran dan aset pemerintah dilakukan dengan baik. Meraih opnisi WTP bukanlah hal yang mudah. Karena banyak daerah yang berhasil mengelola keuangan, namun untuk pengelolaan aset milik negara masih kesulitan.

“Maka, saya mengimbau kepada seluruh jajaran ASN, kepada para OPD, untuk terus pertahankan kinerja baiknya,” ujarnya.

Penghargaan diserahkan secara virtual oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam puncak kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021, Selasa (14/09/2021).

“Selain Kabupaten Purbalingga, di Provinsi Jawa Tengah terdapat 25 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan sama,” kata dia.

Disampaikan, bahwa tahun 2020 merupakan tahun yang luar biasa. Sebab dunia menghadapi krisis kemanusiaan dan kesehatan luar biasa. Meski demikian  ada sebanyak 486 dari 542 pemerintahan daerah, atau  (89,7%) mendapatkan Opini WTP.

“Terdiri dari 33 pemerintah provinsi, 88 pemerintah kota dan 365 pemerintah kabupaten.” kata Sri Mulyani.

Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah merupakan agenda strategis Kementrian Keuangan yang menjadi ajang bergengsi bagi para pengelola keuangan negara. Tema kali ini “Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri, Bersama Hadapi Pandemi”.

Dikatakan, tujuan Rakernas Akuntansi yang sudah digelar sejak 16 Agustus 2021 sampai hari ini 14 September 2021 sebagai puncaknya, merupakan upaya berkesinambungan untuk menyatukan komitmen, membangun sinergi antar stakeholder untuk meningkatkan tata kelola, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara, baik lingkup pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Serta memberikan apresiasi atas raihan Opini WTP kepada kementerian negara, lembaga dan pemerintah daerah.

“Puncaknya hari ini dengan tiga agenda, penyerahan penghargaan kepada kementerian lembaga dan pemerintah daerah yang telah berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), untuk kategori 15 kali WTP, 10 kali WTP, 5 kali WTP dan WTP atas laporan keuangan 2020. Agenda kedua launching buku Mengawal Akuntabilitas Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Tahun 2020 serta talkshow Bangkitkan Ekonomi Pulihkan Negeri Bersama Hadapi Pandemi.” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini