SERAYUNEWS.COM – Ajang unsupported ultra-cycling Bentang Jawa 2026 kembali menarik perhatian para pecinta olahraga sepeda di Indonesia. Menempuh jarak ekstrem sejauh 1.507 kilometer dari Carita, Banten, hingga Banyuwangi, Jawa Timur, pergerakan peserta dapat dipantau secara langsung melalui fitur live tracking Bentang Jawa 2026.
Penyelenggara menyediakan sistem pelacakan GPS yang memungkinkan masyarakat dan pendukung peserta melihat posisi pesepeda secara real-time selama perlombaan berlangsung.
Masyarakat yang ingin memantau posisi peserta Bentang Jawa 2026 dapat menggunakan dua saluran pelacakan resmi yang disediakan penyelenggara.
RACEMAP: Racemap Bentang Jawa 2026
Website resmi Bentang Jawa: Bentang Jawa Live Tracking
Melalui sistem live tracking tersebut, penonton dapat melihat pergerakan peserta atau dot watching, termasuk posisi terkini, rute yang sudah ditempuh, hingga live leaderboard atau klasemen sementara.
Sistem live tracking Bentang Jawa 2026 menggunakan perangkat GPS yang dibawa setiap peserta. Perangkat tersebut mengirimkan data posisi secara berkala ke sistem RACEMAP.
Penonton kemudian dapat mengikuti pergerakan setiap dot pada peta yang tersedia di platform pelacakan.
Fitur ini memudahkan keluarga, teman, komunitas sepeda, maupun masyarakat umum untuk mengetahui posisi peserta tanpa harus berada langsung di sepanjang jalur perlombaan.
Bentang Jawa 2026 mempertemukan 205 peserta kategori Solo dan Pair dalam tantangan unsupported ultra-cycling melintasi jalur Pesisir Selatan Jawa.
Para peserta harus menaklukkan rute sepanjang 1.507 kilometer dengan total elevasi yang mencapai sekitar 16.000 meter.
Perlombaan dimulai dari Carita, Banten, kemudian peserta bergerak menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur sebelum mencapai garis finis di Banyuwangi.
Penyelenggara menetapkan sejumlah titik pengecekan yang wajib dilewati peserta. Berikut rute dan checkpoint Bentang Jawa 2026:
Start: Carita, Banten – KM 0
Checkpoint 1: Rancabuaya, Jawa Barat – KM 455
Checkpoint 2: Blitar, Jawa Timur – KM 1.164
Checkpoint 3: Bromo/Ranu Pani, Jawa Timur – KM 1.283
Finish: Taman Blambangan, Banyuwangi – KM 1.507
Checkpoint tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan peserta untuk menyelesaikan rute ultra-cycling melintasi Pulau Jawa.
Panitia menerapkan sistem pelacakan GPS sebagai bagian penting dari perlombaan. Setiap peserta membawa perangkat pelacak yang memungkinkan posisi mereka dipantau selama perjalanan.
Panitia juga menerapkan ketentuan terkait keaktifan perangkat tersebut. Jika sinyal pelacak peserta terhenti atau tidak aktif selama 12 jam berturut-turut, peserta yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri atau scratch.
Dengan sistem tersebut, live tracking Bentang Jawa 2026 tidak hanya menjadi fasilitas bagi penonton, tetapi juga membantu penyelenggara memantau perjalanan peserta dalam ajang ultra-cycling yang menuntut ketahanan fisik dan mental tersebut.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti perjalanan peserta dari Carita hingga Banyuwangi, fitur live tracking Bentang Jawa 2026 menjadi cara paling praktis untuk memantau posisi mereka.
Melalui dot watching, penonton dapat mengikuti siapa yang masih berada di jalur, checkpoint yang sudah dilewati, serta perkembangan posisi peserta dalam perlombaan secara langsung. (Jovinsa Nizhar)