
SERAYUNEWS — Laga panas Derby della Madonnina kembali tersaji saat Inter Milan bertandang ke markas AC Milan pada pekan ke-28 Serie A, Senin (9/3/2026) pukul 02.45 WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar soal gengsi dua rival sekota. Jika Inter mampu mengalahkan Milan, peluang mereka untuk mengunci scudetto musim 2025/2026 akan semakin terbuka lebar.
Saat ini Inter masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 67 poin dari 27 pertandingan. Sementara itu, Milan yang menjadi pesaing terdekat tertinggal 10 poin di belakang mereka.
Jika Inter berhasil menang dalam derby nanti, jarak kedua tim akan melebar menjadi 13 poin, situasi yang membuat jalan Inter menuju gelar juara semakin mulus.
Namun, Milan bukan lawan yang bisa diremehkan. Tim asuhan Massimiliano Allegri dikenal kerap menghadirkan strategi mengejutkan serta memiliki pengalaman panjang meraih gelar di Liga Italia.
Meski begitu, performa Milan dalam beberapa laga terakhir belum sepenuhnya stabil. Dari lima pertandingan terakhir di Serie A, mereka hanya meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Kemenangan terakhir mereka didapat saat bertandang ke markas US Cremonese pada Minggu (1/3/2026).
Kabar baiknya, Milan diperkirakan turun dengan skuad yang lebih lengkap. Di lini depan ada Rafael Leão dan Christian Pulisic. Sementara di lini tengah terdapat nama-nama seperti Luka Modrić, Adrien Rabiot, Youssouf Fofana, hingga Alexis Saelemaekers. Di lini belakang, Koni De Winter juga dipastikan siap tampil.
Situasi ini tentu harus diwaspadai Inter. Apalagi mereka kemungkinan tidak bisa menurunkan penyerang andalan mereka, Lautaro Martínez, yang mengalami cedera pada Februari lalu.
Meski demikian, pelatih Cristian Chivu masih memiliki opsi di lini depan. Ada Marcus Thuram dan Ange Bonny yang berpeluang menjadi tumpuan di sektor penyerangan.
Sementara di lini tengah, Inter tetap kuat dengan pemain-pemain seperti Nicolò Barella, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco, Luis Henrique, hingga Piotr Zieliński yang diprediksi dalam kondisi fit.
Dengan kondisi tersebut, Derby Milan kali ini bukan hanya soal gengsi kota, tetapi juga bisa menjadi titik krusial yang menentukan arah perebutan gelar Serie A musim ini.