Jumat, 2 Desember 2022

Mengamuk Hingga Tendang Pengendara yang Lewat, ODGJ di Kedungbanteng Banyumas Ditangkap

D (38), warga Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng diamankan di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng setelah ditangkap warga karena mengamuk, Jumat (4/11/2022) sore. (Dok Relawan ODGJ Banyumas)

Seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, ditangkap lantaran mengamuk, Sabtu (5/11/2022). Dia bahkan menendang pengendara sepeda motor yang melintas, hingga mengejar anak sekolah.


Banyumas, serayunews.com

Ketua Relawan ODGJ Banyumas, Sapto Adi Wibowo menjelaskan, bahwa pria yang diduga ODGJ tersebut berinisial D (38). Sebelum mengamankan D, pihaknya mendapati informasi jika dia beberapa kali melakukan tindakan fisik terhadap warga sekitar pada, Jumat (4/11/2022) lalu.

“Sempat mengejar anak sekolah, salah satunya perempuan dipeluk secara tiba-tiba. Bahkan, dia juga mencekik dan menendang pengendara sepeda motor hingga jatuh. Saat ia mencekik satu siswi ada warga yang sigap, akhirnya dia melarikan diri ke Desa Karangnangka,” kata dia, Sabtu (5/11/2022).

Atas peristiwa tersebut, warga beramai-ramai mengejar pria tersebut dan perangkat desa mengabari relawan ODGJ.

“Katanya saat dikejar itu, sampai masuk ke kolam warga yang sedang digarap. Tapi warga yang terus mengejar, berhasil menangkapnya tidak jauh dari lokasi kolam tersebut,” ujarnya.

Setelah sejumlah relawan datang dan turut mengamankannya, pria ODGJ tersebut dibersihkan dengan cara dipotong rambutnya karena sudah menggimbal. Ketika ditanya, D mengaku merupakan warga Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng.

“Saat kami tanya, alhamdullilah mau menyebut nama desa dan keluarganya. Kemudian kami kroscek dengan pemdesnya hingga terkoneksi dengan pihak keluarga,” kata dia.

Dari hasil komunikasi tersebut, didapati informasi jika sejak 12 tahun lalu, D memang mengalami gangguan jiwa. Ia tinggal di sebuah gubung di Desa Melung dan memang kerap mengamuk.

“Setelah kami bertemu dengan keluarganya, akhirnya kita berunding dan agar dia bisa terobati. Kita bawa ke RS Banyumas untuk mendapatkan penanganan secara medis, dengan harapan dia bisa pulih kembali,” ujarnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini