Sabtu, 8 Oktober 2022

Menteri BUMN dan Menkop UKM Resmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan di Cilacap

Menteri BUMN Erick Thohir bersama rombongan saat meninjau dan bedialog dengan nelayan di SPBUN KUD Minosaroyo di kompleks dermaga PPS Cilacap, Sabtu (17/9/2022). (Ulul Azmi).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki meresmikan SPBUN di Cilacap. Peresmian sebagai inisiasi solusi (Solar untuk Koperasi) nelayan.


Cilacap, serayunews.com

Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) KUD Mino Saroyo juga dihadiri anggota DPR RI Adisatrya Suryo Sulistio, Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Sekda Cilacap Awaluddin Muuri dan sejumlah pejabat serta undangan lainnya, di kompleks dermaga PPS Cilacap, Sabtu (17/9/2022).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, bahwa sesuai dengan arahan Presiden, pihaknya bersama Menteri Koperasi dan UKM datang ke Cilacap untuk mencari solusi nelayan, untuk memberikan akses kemudahan memperoleh BBM solar subsidi.

“Solusi nelayan hari ini untuk memberikan akses dimana harga BBM yang selama ini mungkin didapatkan harga BBM yang mungkin selama ini didapatkan nelayan dengan harga 7000 hingga 10 ribu, hari ini kita pastikan harganya 6800 rupiah,” ujar Erick Thohir dalam keterangannya.

Selain itu, kedatangannya juga memastikan koperasi sebagai ujung tombak supaya BBM bersubsidi tepat sasaran. Serta mendorong pembiayaan untuk nelayan, dengan melibatkan perbankan, kemudian pemberdayaan perempuan nelayan dengan membuat berbagai macam olahan.

“Karena dengan koperasi pasti ada nama dan alamat serta sistim digitalnya, kalau ada yang bawa jeriken tidak masalah karena ada bercodenya. Kalau ini berjalan dengan baik, kita tujuh lokasi akan kita lakukan, dan berjalan dengan baik di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, bahwa kementerian akan membantu memperhatikan hasil tangkapan nelayan agar menghasilkan keuntangan dan kesejahteraan bagi nelayan sendiri.

“Dari hulunya pembiayaan akses ke bahan bakar, dan mungkin diperlukan di tempat lain misalnya pabrik es, atau nanti kita carikan apakah untuk pasar dalam negeri atau keluar. Nanti nelayan akan mempunyai keuntungan maksimum,” ujarnya.

Ketua KUD Mino Saroyo Untung Jayanto mengatakan, adanya SPBUN direspons baik oleh nelayan, dan hingga hari pertama di resmikan sudah ada sekitar 1000 kartu yang dimiliki nelayan.

“Semua sudah terintegrasi dengan KUD Minosaroyo. Semua pemilik kapal, per byname sudah ada Jumlah anggota kami 8441, baik aktif maupun pasif, namun semua akan diakomodir,” ujarnya.

Anggota Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulistio mengapresiasi program inisiasi solusi nelayan, dengan memastikan ketersediaan BBM untuk nelayan.

“Diharapakan program dari kementerian BUMN, Kementerian Koperasi dan UKM bisa membantu para nelayan, ke depan tidak hanya ketersedian BBM, hasil produk perikanan juga dibantu,” ujarnya.

Saat ini, KUD Mino Saroyo sudah mengelola 5 SPBUN. Selain melayani BBM bersubsidi bagi kapal 30 GT kebawah, KUD Mino Saroyo juga melayani BBM industri untuk kapal diatas 30GT melalui FBA (fixed bunker agent).

Keterangan Foto : Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menkop UKM Teten Masduki, Anggota DPRD RI Adisatrya, Dirut Pertamina Nicke Widyawati dan nelayan saat meresmikan SPBUN KUD Minosaroyo di kompleks dermaga PPS Cilacap, Sabtu (17/9/2022). (Ulul Azmi).

Berita Terpopuler

Berita Terkini