Sabtu, 3 Desember 2022

Menu Serba Bakar Jadi Favorit Pengunjung Warunge Dewek

Marketing Digital Warunge Dewek
Marketing Digital Warunge Dewek, Irfan Bactiar (kaus hitam) dan Manager Operasional, Umay Arianto. (Hermiana E.Effendi/Serayunews)

Menikmati ikan bakar dengan sambal pedas dan dikelilingi suasana pedesaan serta udara yang sejuk menjadi momen yang tak terlupakan. Semua itu akan diperoleh pengunjung Warunge Dewek, rumah makan keluarga dengan konsep alam dan hidangan banyak menu tradisional nan lezat.


Purwokerto, serayunews.com

Menu serba bakar-bakaran seperti ikan bakar, ayam bakar hingga bebek bakar saat ini masih menjadi menu favorit para pengunjung Warunge Dewek. Terlebih menu bakar di rumah makan ini mempunyai keunggulan cita rasa crispi sampai ke dalam. Meskipun yang dibakar merupakan ikan air tawar, seperti gurameh ataupun mujair, namun sama sekali tidak tercium aroma tanah ataupun lumpur. Berkat olahan koki Warunge Dewek yang mumpuni, ikan bakar air tawar menjadi beraroma menggugah rasa lapar.

“Hidangan bakar-bakaran masih menjadi menu favorit pengunjung di sini. Dalam satu hari sampai puluhan porsi yang dipesan,” kata Divisi Marketing Digital Warunge Dewek, Irfan Backtiar.

Selain itu, pengunjung banyak menggemari hidangan tradisional seperti mie tayel, nasi liwet hingga mendoan yang merupakan makanan khas Banyumas. Warung yang terletak di jalur wisata menuju Baturraden ini seolah menjadi tempat masyarakat yang rindu akan hidangan dan suasana pedesaan.

Lahir di awal pandemi, Warunge Dewek justru terus berkibar dan tak pernah sepi pengunjung. Letak dan tampilan yang mencolok di jalur wisata, membuat masyarakat mudah untuk mengenali dan mendatangi.

Sempat Menolak Pengunjung

Irfan menuturkan, pada awal pandemi pihaknya tetap mematuhi aturan pemerintah terkait protokol kesehatan. Sehingga, sempat hanya menerima delivery order dan tidak menerima makan di tempat. Namun, setelah situasi normal, warung tersebut langsung jadi serbuan pengunjung. Bahkan demi tetap mematuhi prokes menjaga jarak, beberapa waktu lalu pihak Warunge Dewek sampai menolak pengunjung karena kapasitas tempat sudah penuh.

ikan bakar
Menu ikan bakar menjadi salah satu hidangan favorit pengunjung Warunge Dewek. (Dok WD)

Manager Operasional Warunge Dewek, Umay Arianto mengatakan, kapasitas indoor Warunge Dewek sekitar 300 orang. Kapasitas itu terdiri dari pendapa barat dan timur serta beberapa gazebo. Sejak tiga bulan terakhir, setiap akhir pekan jumlah pengunjung meningkat hingga 100 persen. Pengunjung biasanya didominasi dari keluarga dan rombongan tour, serta banyak juga yang dari luar kota.

“Karena tempatnya nyaman dan luas, jadi bagi keluarga banyak yang singgah dan makan di sini. Menu yang kita sediakan juga beragam dan variatif. Sehingga, bisa mengakomodir semua generasi, dari para orang tua hingga anak-anak muda dan anak anak kecil,” tuturnya.

Tempat parkir pengunjung yang luas, prayground, serta sungai kecil yang membelah di tengahnya dan hamparan sawah nan hijau menyejukan mata. Hal itu menjadikan pengunjung betah berlama-lama di tempat tersebut. Warung ini juga memiliki berbagai sudut yang indah untuk berswafoto pengunjung.

“Kita berani memastikan pengunjung yang datang pasti puas. Hal ini telihat dari banyakya unggahan foto-foto saat mereka makan di Warunge Dewek di media sosial,” kata Irfan.

Berita Terpopuler

Berita Terkini