Jumat, 21 Januari 2022

Menyongsong Smart City, Pemkab Purbalingga Berinovasi

Pemkab Purbalingga terus berupaya melakukan inovasi, untuk mendukung kinerjanya. Inovasi-inovasi yang dilakukan diharapkan bisa memudahkan dalam bekerja. Tentunya pengembangan yang dilakukan menyesuaikan perkembangan era digital.


Purbalingga, serayunews.com

Kabid Informatika Dinkominfo Purbalingga, Baryati mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga akan meluncurkan e-presensi. Sistem ini ditujukan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) agar memudahkan absensi.

“Sebagai upaya untuk beradaptasi dengan era digitalisasi,” kata Baryati, di aula BKPPD (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah) Purbalingga, Senin (3/1/2022).

Aplikasi e-presensi ini diberi nama Santika, merupakan kepanjangan dari Sistem Pelayanan Adiministrasi Kepegawaian. Aplikasi tersebut disetting agar sebisa mungkin diakses oleh seluruh ASN Pemkab Purbalingga sehingga kedisiplinan ASN Purbalingga akan mudah diawasi.

Baca juga  Kecelakaan di Rembang Purbalingga, Grand Max Rusak Parah Usai Tabrak Tiang Listrik 

“Aplikasi e-presensi ini disetting semudah mungkin agar bisa diakses oleh seluruh ASN Purbalingga sehingga tingkat kedisiplinannya bisa diawasi,” katanya.

Kemudahan itu di antaranya adalah sistem akan menyimpan rekaman absensi walaupun gadget yang bersangkutan tidak mendapat sinyal atau jaringan. Hal ini untuk mengantisipasi kesusahan sinyal atau jaringan di daerah tertentu serta mengantisipasi ketika wifi di sebuah kantor sedang tidak baik. Setelah uji coba serta persiapan selesai, rencananya dalam waktu dekat aplikasi tersebut akan segera diluncurkan.

“Kalau saran serta masukan dari OPD sudah lengkap, maka launching akan segera dilakukan,” ujarnya.

Baca juga  Golkar Purbalingga Teguhkan Komitmen Dukung Pemerintahan Tiwi-Dono

Selain e-presensi, aplikasi lain yang sedang dalam tahap uji coba adalah e-kinerja. Dalam e-kinerja yang juga dikembangkan oleh Dinkominfo, target, tupoksi yang harus dikerjakan oleh ASN khususnya pejabat fungsional bisa menjadi panduan dalam bekerja. Angka kredit capaian kinerja secara otomatis akan terpampang bila ASN bersangkutan telah mencapai target yang ditetapkan.

“Untuk pejabat fungsional akan lebih dipermudah. Karena diana akan ada panduan target capaian yang harus dilakukan oleh ASN bersangkutan. Angka kreditnya juga akan keluar kalau target sudah terpenuhi,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini