Kamis, 6 Oktober 2022

Mobil dan Motor Tertimbun Longsor di Jembangan Banjarnegara, Kerugian Ditaksir Capai Rp 150 Juta

Tiga unit sepeda motor, tertimbun longsor di wilayah Desa Jembangan, kecamatan Punggelan Banjarnegara. Saat ini warga masih melakukan kerja bakti pembersihan material longsor, serta mengevakuasi tiga sepeda motor dan mobil yang tertimbun. (Foto : dok relawan RAPI Banjarnegara)

Longsor yang terjadi di Desa Jembangan Kecamatan Punggelan, tidak hanya menimbun rumah milik Paiman. Namun satu unit mobil dan tiga motor, juga ikut tertimbun setelah tebing di samping rumah setinggi sekitar 10 meter longsor pada, Minggu (11/9/2022) malam.


Banjarnegara, serayunews.com

Longsor terjadi, setelah wilayah Banjarnegara diguyur hujan dengan intensitas tinggi lebih dari 4 jam. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, hanya saja mobil dan tiga sepeda motor ikut tertimbun material longsoran.

Paiman, warga Desa Jembangan, Kecamatan Punggelan yang rumahnya tertimbun mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berada di kamar mandi. Sementara dua anak dan anggota keluarga lainnya, sedang main di tempat tetangga.

“Kami hanya mendengar suara gemuruh, ternyata rumah yang kena longsor. Saya kemudian langsung keluar dan meminta bantuan warga. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan, termasuk mobil yang biasa kami gunakan untuk rental,” katanya.

Akibat kejadian ini, rumah tinggal korban mengalami rusak berat. Begitu juga dengan mobil dan tiga sepeda motor miliknya, beserta perabotan rumah tangga. Dari kejadian ini, kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 150 juta lebih.

Seperti diketahui, hujan lebat yang terjadi di Banjarnegara pada, Minggu (11/9/2022) sore lalu, menyebabkan tebing yang ada di samping rumah milik Paiman, di Desa Jembangan RT 05 RW 03 Kecamatan Punggelan longsor.

Kejadian tersebut berawal saat wilayah Punggelan, diguyur hujan dengan intensitas tinggi, sekitar pukul 19.30 WIB. Tebing di samping rumah warga, ambruk dan menimbun rumah milik Paiman.

“Saat ini warga bersama para relawan, masih melakukan pembersihan material serta menyelamatkan perabotan rumah yang masih bisa diselamatkan,” kata perangkat Desa Jembangan, Jarwadi.

Berita Terpopuler

Berita Terkini