Minggu, 28 Februari 2021

Kreasi Air Nira Guna Memproduksi Gula Merah Di Grumbul Siluk Kebasen

Mahasiswa KKNT PPC Universitas Muhammadiyah Purwokerto Kelompok 063 melakukan giat Produksi air nira gula merah bersama warga di desa Siluk, Kebasen.

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengadakan Kuliah Kerja Nyata dengan tema Percepatan Penanganan Covid-19 (PPC). KKN dimulai sejak Kamis, 21 Januari 2021 sampai 21 Februari 2021.


Banyumas, Serayunews.com

Salah satu Desa di Kabupaten Banyumas yang dijadikan sebagai lokasi KKN bagi mahasiswa yaitu Desa Kebasen, Kecamatan Kebasen.

Berbagai program kerja yang disusun oleh Mahasiswa KKNT PPC Kelompok 063 diantaranya yaitu Gerakan Shalat Subuh Berjamaah (GSSB), Kegiatan Pembagian Masker, Kegiatan Bimbingan Belajar Luring, Kegiatan Mengajar TPQ, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Kegiatan Apoteker Kecil (Apcil), Sosialisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan masih banyak lagi.

Dalam kegiatan KKN, Mahasiswa harus memiliki kepedulian terhadap potensi yang dimiliki masyarakat dan sumber daya alam yang dikembangkannya. Di Kebasen terdapat salah satu grumbul yang terletak di dataran tinggi yaitu Siluk. Di Desa Siluk sebagian besar terdapat banyak pohon kelapa, warga sekitar memanfaatkan pohon kelapa untuk diambil air nira.

Air nira adalah cairan yang dihasilkan dari tandan bunga aren atau kelapa, dengan melalui proses penyadapan dan dijadikan sebagai bahan pembuatan Gula Jawa.

Sebagai orang Indonesia khususnya masyarakat Jawa pasti tidak asing lagi dengan jenis gula yang satu ini.

Kebanyakan orang menyebutnya dengan Gula Merah. Proses pembuatan Gula Jawa sebagian besar masih dikerjakan secara tradisional, salah satunya yaitu penggunaan tungku untuk memasak.

Disamping usaha gula jawa, masyarakat Kebasen juga mempunyai beragam usaha lainnya, seperti usaha emping dari melinjo, kayu, kecap, dan warung-warung kecil yang sering dijumpai dipinggir jalan.

Editor :Redaksi

Berita Terkait

Berita Terkini

- Advertisement -