Kurangi Sambat, Yuk Semangat Sekolah Online

 

Adanya Pandemi covid 19 membuat berbagai hal berubah seketika tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Sejak kira-kira pertengahan bulan maret 2020, sudah hampir 9 bulan lamanya, Bapak Nadiem Makarim menteri pendidikan mengumumkan penutupan sementara sekolah offline / luring (luar jaringan) dan menjadi sekolah online / daring (dalam jaringan) karena adanya covid 19, secara bertahap dari kota yang berzona merah, sampai waktu yang belum ditentukan. Hal ini tentunya menjadi awal kegiatan belajar mengajar secara online menggunakan leptop ataupun handphone.

Berbagai macam media sosial yang bisa digunakan oleh guru untuk kegiatan belajar mengajar seperti aplikasi zoom, google meet, google classroom, whatsapp, line, dan lainnya.

Tapi, memang dengan adanya berbagai aplikasi yang dapat digunakan tersebut berbeda jauh dengan ketika melakukan kegiatan belajar mengajar secara bertatap muka bertemu dengan teman-teman dan guru setiap hari. Apalagi banyak para siswa yang mengeluh dengan adanya tugas yang terasa lebih banyak ketika sekolah online dari pada ketika sekolah offine . Inilah hal dasar yang membuat para siswa mulai merasakan kebosanan dan juga menjadi PR untuk guru agar mampu memberikan inofasi-inofasi terbaru kedepannya.

Kondisi ini tentu memberikan tantangan tersendiri bagi orang tua yang mempunyai anak masih usia sekolah. Nah, untuk menghindari kebosanan anak dalam belajar dan sekolah online, dan dengan memaksimalkan perangkat elektronik yang ada, beberapa hal ini bisa diterapkan di rumah.

  1. Siapkan Ruang dan Tempat yang Nyaman

Dengan adanya ruang dan tempat yang nyaman tentu akan membuat anak mudah berkonsentrasi, situasi yang tenang dan pencahayaan ruangan yang memadai juga hal yang penting dalam menangkap materi yang disampaikan oleh guru.

  1. Atur Jadwal Belajar

Orang tua perlu mengajak diskusi anak dalam membagi waktu antara sekolah online, mengerjakan tugas dan bermain. Kalau bisa jangan anak sendiri yang menentukan waktunya, karena keputusan diskusi akan membuat anak berlatih untuk menyeimbangkan waktu. Jadi tidak semaunya sendiri.

  1. Unduh Aplikasi

Biasanya beberapa guru menggunakan aplikasi yang berbeda-beda dalam kegiatan belajar mengajar. Nah, untuk memudahkan anak dan tidak serba mendadak. Maka, unduhlah aplikasi-aplikasi tersebut dari awal mulai diberitahu oleh guru apa aplikasi yang akan digunakan.

  1. Pilihlah Provider yang Tepat

Provider apa yang tepat untuk lokasi rumah tentunya yang tahu diri sendiri. Jadi jangan hanya mengikuti teman –  teman. Pilihlah provider yang mempunyai sinyal kuat di rumah, tentu juga diperhatikan kualitas dan  harganya agar pengeluaran rumah tangga tidak terasa berat.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan para siswa di rumah dalam proses belajar dan sekolah secara online. Walaupun sudah lama belajar secara online tapi tetap memperhatikan hal-hal tersebut ya, agar ilmu yang didapatkan pun maksimal.

 

Penulis :

Regina Amanatin Mujaddidah

Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

UIN Walisongo Semarang

Berita Terkait

Berita Terkini