Kamis, 1 Desember 2022

Musda Golkar Banyumas Terhambat Pandemi

Ketua DPD II Golkar Banyumas, Supangkat

Pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Banyumas sampai saat ini belum bisa dilaksanakan karena terhambat pandemi Covid-19. Padahal periode kepengurusan sekarang sudah selesai.


Purwokerto, Serayunews.com

Ketua DPD II Golkar Banyumas, Supangkat mengatakan, pelaksanaan Musda Golkar sedianya untuk memilih ketua periode 2020-2024. Instruksi dari DPD 1 Golkar Jateng yang terakhir, musda akan dilakukan serentak. Namun karena situasinya masih pandemi Covid-19, pelaksanaan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing daerah.

“Seperti Banyumas sekarang ini masih masuk zona merah penyebaran Covid-19, sehingga pelaksanan musda disesuaikan waktunya dengan kondisi pandemi. Namun, batas waktu akhir paling tidak maksimal sampai dengan akhir bulan Desember ini,” kata Supangkat, Kamis (17/12/2020).

Supangkat sendiri sudah dua periode menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Banyumas. Meskipun begitu, jika masih diberikan amanah, ia mengaku siap untuk kembali memimpin Golkar Banyumas.

“Yang terpenting musda bisa segera dilaksanakan dan prosesnya berjalan dengan damai, tertib, kalau bisa aklamasi, seperti yang sudah-sudah,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretais Soksi Kabupaten Banyumas, Deseri Wijaya Tambunan mengatakan, sesuai petunjuk pelaksanaan (Julkak) No 02 tahun 2020, hasil Munas DPP Partai Golkar tahun lalu, disebutkan mereka yang sudah dua kali menjabat sebagai ketua tidak
boleh maju kembali. Juklak itu, katanya, bisa dikesampingkan, jika kandidat  tersebut mendapat rekomendasi dari DPP.

Menurutnya,  untuk kasus di Banyumas,  juklak 02  tersebut mengikat dan harus dipatuhi. Karena yang mendapatkan rekomendasi dari DPP, hanya yang  menjabat sebagai gubernur, bupati, dan wali kota.

Deseri berharap musda dalam dilaksanakan pada bulan Desember ini, karena sudah sangat terlambat. Jika mengacu pada hasil Munas DPP, untuk pelaksanaan musda tingkat provinsi, kabupaten/kota seharusnya sudah selesai Agustus lalu.

Berita Terpopuler

Berita Terkini