Sabtu, 2 Juli 2022

Operasi Zebra dimulai, Ini dia Sasaranya

Operasi Zebra 2016
Secara simbolis Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto SIK selaku pimpinan apel menyematkan pita tanda operasi kepad perwakilan Dari TNI, Polri, Dishubkominfo dan Satpol PP sebagai tanda telah dimulai Operasi Zebra 2016. Foto : Istimewa

CILACAP – Operasi Zebra Candi 2016 mulai dilaksanakan per hari ini, Kamis (16/11/2016). Ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas diantaranya, pelanggaran rambu rambu lalu lintas, pelanggaran batas kecepatan serta melawan arus khususnya kendaraan roda dua. Operasi tersebut akan digelar hingga 25 November mendatang.

Baca juga  Kebersamaan, Kunci Sukses Eksistensi 22 Tahun Persatuan Wanita Patra

Hal itu disampaikan Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto Sik pada apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi tahun 2016 di Mapolres Cilacap Rabu (16/11/2016. Apel tersebut juga diikuti dadi berbagai unsur yaitu, TNI dan Dishubkominfo serta Satpol PP Kabupaten Cilacap.

Dijelaskannya, sesuai amanah dari Kepala Korps lalu Lintas Polri yaitu, dilaksankan apel gelar pasukan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya.

“Sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Operasi Zebra 2016, kata dia, dilaksanakan sebagai cipta kondisi menjelang perayaan natal 2016 dan tahun baru 2017, dengan mengedepankan fungsi lalu lintas yang didukung oleh pemangku kepentingan yang lain. Hal itu, sebagai tindak lanjut kebijakan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia yang dijabarkan dalam program Proiritas Kapolri yakni Promoter (Profesional, Modern dan terpercaya).

Baca juga  Tragis, Kapal Terbalik di Perairan Nusakambangan, Penyelamatan 10 ABK Berlangsung Dramatis

“Dengan pelaksanaan Oprasi Zebra ini diharapakan akan dapat mendorong terciptanya tujuan operasi antara lain meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Serta meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sehingga dapat menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas,” paparnya.

Petugas Harus Tegas Tapi Humanis
Lebih lanjut dijelaskan, petugas yang akan melaksanakan operasi, diminta tegas tetapi tetap humanis kepada setiap pelanggaran lalu lintas.

“Saya memberikan penekanan kepada petugas agar bertindak secara tegas namun tetap humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan Keamanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Berlalu lintas,” tegas Kapolres.

Baca juga  Kasus Bapak Cabuli Anak Tiri di Banjarnegara, Masih Diperiksa Kejaksaan

Ia menambahkan, pelaksanaan operasi juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas sehingga terwujud situasi keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang natal 2016 dan tahun baru. (SN)

Berita Terkait

Berita Terkini