Jumat, 9 Desember 2022

Oven Pengeringan Kayu di Kaliori Terbakar, Kerugian Rp 100 Juta

Sebuah rumah oven venir atau pengering kayu milik PT Ajiwana Tangguh Nusantara di Desa Kaliori RT 4 RW 5, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas terbakar hebat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta, Kamis (10/12).


Banyumas, Serayunews.com

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka SIk melaui Kapolsek Kalibagor, AKP Dwi Astuti Ratna mengungkapkan kejadian tersebut berdasarkan keterangan saksi kejadian Sugiyono (29), warga Desa Tamansari Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Sugiyono merupakan pekerja pabrik kayu tersebut.

Dijelaskan, sekitar pukul 16.30 WIB Sugiyono bersama dengan rekannya mengecek suhu ruangan oven dimana saat dicek suhu oven telah mencapai 80 derajak celcius.

“Melihat suhu oven telah mencapai 80 derajat celcius, kemudian yang bersangkutan bersama rekannya mencoba membuka pintu oven dan dari situ terlihat terapat percikan api pada plafon dekat cerobong asap sehingga mereka langsung berusaha mematikan kipas bowler dari tungku pembakaran,” kata dia.

Namun, ternyata api tiba-tiba membesar, membakar tumpukan vinir yang sedang dikeringkan. Hingga kemudian mereka panik dan berusaha memadamkan api dengan air di sekitar lokasi kejadian.

“Karena aliran air sangat kecil sehingga tidak mampu memadamkan api yang semakin membesar,” ujar dia.

Mereka kemudian menghubungi pihak mandor hingga akhirnya pihak pengelola menghubungi Polsek Kalibagor dan Petugas Pemadam Kebakaran.

Baca Juga : Lupa Matikan Kompor, Rumah Penjaga Sekolah Ludes Terbakar

Baca Juga : Korsleting Listrik, Toko Kayu Berkah di Majenang Terbakar

Sementara itu menurut keterangan Kepala UPT Damkar Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, setelah mendapati informasi kebakaran pihaknya langsung menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari kantor induk dan satu unit mobil pemadam kebakaran dari pos kembaran.

“Kami langsung melakukan pemadaman saat berada di lokasi kejadian, hingga sekitar pukul 21.00 WIB api berhasil dipadamkan,” ujar dia.

Dari pemeriksaan pihaknya, diduga kebakaran akibat tungku pipa mengalami kebocoran sehingga menyebabkan api yang besar.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta,” kata dia.

Berita Terpopuler

Berita Terkini