Jumat, 2 Desember 2022

Pastikan Tak Ada Bom, Brimob Strelilisasi Tujuh Gereja di Cilacap

Sejumlah gereja di Kabupaten Cilacap distrerilisasi tim penjinak bom dari satuan Brimob Polda Jawa Tengah, pada Kamis (24/12/2020). Petugas juga melakukan pemeriksaan kesiapan protokol Kesehatan.


Cilacap, Serayunews.com

S alah satu gereja yang dicek yakni Gereja St Stephanus Jalan A Yani Cilacap. Sejumlah anggota tim Brimob yang dibekali dengan alat pendeteksi logam melakukan pemeriksaan di sudut-sudut ruangan. Selain itu juga mengerahkan tim K9 untuk melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi ada tidaknya bahan berbahaya di dalam gereja terbesar di Cilacap ini.

Komandan Kompi 3 Bataliyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Tengah Iptu Siswadi Jamal mengatakan ada tujuh gereja yang dilakukan sterilisasi, yani Gereja GPIB, Maranatha, Bereja Bethel Indonesia, Santo Stephanus, Gereja Kristen Jawa, Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan St Eugenius de Mazenod.

“Untuk itu kita akan melaksanakan sterilisasi guna mencegah dan mengantisipasi ada hal yang tidak diinginkan, khususnya adanya ancaman bahan peledak maupun bom,” katanya.

Pemeriksaan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah Natal 2020. Meskipun ada yang dilakukan secara virtual dan ada yang ditempat secara bergantian.

Pastor Paroki St Stephanus Charles Patrick Edward Burroews OMI atau disapa Romo Carolus mengatakan mencegah terjadinya kerumunan pada perayaan Natal, maka misa Natal dilakukan secara live streaming, pada Kamis pukul 19.00 WIB dan Jumat (25/12/2020) pada pukul 08.00 WIB.

“Pesan Natal kali ini agar kita menajdi manusia yang lemah lembut dan rendah hati, dan tidak mau menguasai siapapun tetapi menguasai diri sendiri,” katanya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini