Sabtu, 10 Desember 2022

Pemkab Banyumas Tidak Menyanggupi Permintaan Block Seat Bandara JBS Purbalingga, Ini Alasannya

Pesawat Wings Air yang akan melakukan terbang perdana menuju Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS) Purbalingga, Jumat (5/8/2022) pagi, sudah berada di Bandara Pondok Cabe, Kamis (4/8/2022). (dok wings air)

Pemkab daerah yang berada di sekitar Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga, diminta untuk block seat atau pembelian tempat duduk, agar bandara tersebut tetap beroperasi. Masing-masing Kabupaten dibebani jatah berbeda, Purbalingga diwajibkan membeli tempat duduk sebanyak 20 seat, Banyumas 10 seat, Banjarnegara 10 seat, Wonosobo 5 seat, Pemalang 5 seat dan Cilacap 3 seat.


Purwokerto, serayunews.com

Namun, atas permintaan tersebut, Pemkab Banyumas mengaku belum dapat menyanggupinya pada tahun ini, ketersediaan anggaran.

“Anggaran sudah berjalan, tetapi untuk bulan November – Desember, kita akan berpartisipasi dalam bentuk SPJ. Jadi nanti yang tugas ke Jakarta, kita gunakan pesawat itu,” ujar Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono.

Wahyu menambahkan, meski kesanggupannya Pemkab Banyumas dalam peraturan tersebut, pihaknya mengaku tidak terpatok pada 10 seat yang diwajibkan. Karena menurutnya, anggaran Pemkab Banyumas saat ini sudah berjalan dan tinggal beberapa bulan lagi untuk berganti tahun dan tidak bisa dialihkan ke anggaran lainnya.

Terkait hal tersebut, Ia mengaku sudah menyampaikannya lewat aplikasi zoom dengan pihak Kementrian Perhubungan dan Kabupaten lain yang berpartisipasi dalam rapat online tersebut. Pada prinsipnya kata Wahyu, Banyumas tidak keberatan karena masih memungkinkan untuk kegiatan perjalanan dinas. Karena OPD yang ada di Kabupaten Banyumas, cukup banyak dan kerap kali melaksanakan perjalanan dinas ke luar kota.

“Kita ada 29 OPD bahkan lebih, Insyallah bisa dilakukan. Ini juga harapannya dengan block seat, bisa menarik masyarakat yang akan ke Jakarta menggunakan pesawat juga,” kata dia.

Berita Terpopuler

Berita Terkini