
Purbalingga, serayunews.com
“Untuk tahun ini kami memilih untuk tidak mengikuti kompetisi Liga 3, termasuk juga Liga Remaja. Sampai saat ini jadwal kompetisi juga belum jelas. Makanya kami akan fokus pada penataan internal serta pembinaan usia dini,” kata Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga HR Bambang Irawan didampingi Ketua Harian Mugi Ari Purwono,Senin (30/8/2021).
Di menjelaskan pilihan untuk tidak mengikuti Liga merupakan pilihan yang realistis. Saat ini menurutnya jika dipaksakan mengikuti kompetisi, dikhawatirkan tidak bisa maksimal. Apalagi jadwal kompetisi Liga 3 juga belum jelas.
“Lebih baik kita melakukan pembinaan usia dini dan mencari bibit-bibit pemain sepakbola lokal dari Purbalingga, nantinya pemain pemain ini bisa memperkuat Persibangga di kompetisi musim selanjutnya,” ungkapnya.
Pihaknya menyadari bahwa keputusan tidak mengikuti kompetisi menimbulkan pro dan kontra terutama di kalangan suporter pendukung. Namun keputusan tersebut menjadi pilihan yang realistis. Apalagi kondisi pandemi membuat kegiatan dibatasi.
“Daripada mengikuti kompetisi tapi hasilnya tidak optimal. Lebih baik kita menata ke dalam dulu. Tahun depan Insyaallah kondisi sudah normal dan Persibangga siap berlaga lagi di kompetisi,” tegasnya.
Dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan supervisi klub anggota Askab PSSI Purbalingga. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui kondisi klub. Supervisi yang akan dilakukan meliputi bagaimana kualitas sumber daya manusia (SDM) baik itu pelatih maupun pemain serta sarana pendukung lainnya.
“Dengan supervisi kita berharap klub sehat dan bisa menjadi pemasok pemain potensial guna memperkuat Purbalingga di ajang kompetisi di berbagai tingkatan,” imbuhnya.