Kamis, 21 Oktober 2021

Peserta Program Pra Kerja di Purbalingga akan Langsung Disalurkan ke Perusahaan, Begini Penjelasan Dinaker 

Flyer Kartu Prakerja Purbalingga. (Dok istimewa)

Pemkab Purbalingga terus berupaya mengurangi angka pengangguran. Satu di antaranya adalah tindak lanjut dari program Kartu Pra Kerja. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga, menggandeng perusahaan untuk penyaluran. Pada tahap pertama ini, ada kuota lebih dari seratus peserta.


Purbalingga, serayunews.com 

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Dinnaker) Kabupaten Purbalingga Edi Suryono, mengatakan ada sekitar 132 peserta untuk tahap pertama ini. Peserta program Kartu Pra Kerja ini, akan mengikuti pelatihan sesuai waktu yang telah ditentukan. Selanjutnya akan disalurkan langsung ke perusahaan untuk bekerja.

“Kami (Dinas, red) bekerjasama dengan perusahaan dalam pelaksanaan program Kartu Pra Kerja. Peserta pelatihan kerja Kartu Pra Kerja Purbalingga langsung ditempatkan bekerja di perusahaan mitra Pra Kerja Purbalingga,” katanya.

Disampaikan, bahwa untuk sementara ini, pihaknya baru menggandeng kerjasama dengan perusahaan garmen. Pasalnya, untuk program pelatihan tahan ini adalah pelatihan garmen.

“Kami bekerjasama dengan perusahaan garmen di Purbalingga dan luar Kabupaten Purbalingga, untuk penyaluran peserta pelatihan program Kartu Pra Kerja,” kata

Mengenai jumlah perusahaan yang diajak kerjasama, jumlahnya belum bisa dipastikan. Karena sampai saat ini masih terus bertambah. Ke depannya, juga tidak hanya untuk perusahaan garmen saja. Menyesuaikan bidang pelatihan yang dilakukan.

“Untuk tahap selanjutnya jumlah pesertanya akan terus bertambah. Sedangkan, program pelatihannya akan bertambah tak hanya garmen saja,” ujarnya.

Masyarakat yang ingin mengikuti program Pra Kerja ini, bisa langsung mendaftar. Ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi. Di antaranya, memiliki KTP Purbalingga, memiliki kartu AK 1 atau kartu kuning, berumur minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun, sehat jasmani dan rohani, bersedia ditempatkan bekerja di perusahaan mitra pra Kerja Purbalingga.

“Dan tentunya wajib menyelesaikan pelatihan hingga selesai, serta tidak sedang bekerja atau menempuh pendidikan formal,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini