
SERAYUNEWS- Program Angkutan Motor Gratis (Motis) Lebaran 2026 kembali menjadi topik hangat di tengah masyarakat.
Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, banyak pemudik mulai mencari informasi soal jadwal pendaftaran Motis KAI 2026, termasuk syarat motor dan mekanisme pendaftarannya.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) dipastikan kembali menggelar program Motis sebagai solusi mudik yang lebih aman, nyaman, dan efisien.
Program ini memungkinkan masyarakat mengirim sepeda motor secara gratis menggunakan kereta api, sehingga pemudik tidak perlu mengendarai motor jarak jauh saat pulang kampung.
Melansir berbagai sumber, berikut Serayunews sajikan ulasan selengkapnya mengenai perkiraan kapan program Motis Lebaran 2026 dibuka:
Mudik Lebaran sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia, khususnya bagi para perantau.
Setiap tahun, jutaan orang bergerak menuju kampung halaman dengan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kereta api, kendaraan pribadi, kapal laut, hingga pesawat.
Lonjakan pemudik biasanya mulai terlihat sejak H-14 hingga H-1 Lebaran, dengan jalur favorit didominasi rute Pulau Jawa dan Sumatera. Kondisi ini kerap memicu kemacetan panjang dan meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pemudik pengguna sepeda motor.
Di sinilah program Motis KAI Lebaran 2026 hadir sebagai alternatif yang aman dan ramah lingkungan.
Berdasarkan pola pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran Motis KAI Lebaran 2026 diperkirakan mulai dibuka pada H-21 hingga H-14 Idulfitri. Artinya, pendaftaran kemungkinan tersedia akhir Februari hingga awal Maret 2026.
Meski belum ada pengumuman resmi, PT KAI biasanya membuka pendaftaran Motis secara online untuk menghindari antrean panjang dan memudahkan akses masyarakat di berbagai daerah.
Masyarakat disarankan rutin memantau:
Tidak semua sepeda motor bisa mengikuti program Motis. PT KAI menerapkan sejumlah ketentuan demi keamanan pengangkutan.
Berikut perkiraan syarat motor Motis KAI Lebaran 2026:
Ketentuan ini bertujuan memastikan keselamatan selama proses pengangkutan menggunakan kereta api.
Selain syarat motor, peserta juga wajib memenuhi dokumen berikut:
Peserta harus melakukan pendaftaran secara online dengan mengisi data diri, data kendaraan, serta memilih rute pengiriman motor.
Program Motis KAI dikenal memiliki kuota terbatas dan selalu diserbu peminat setiap tahunnya. Karena itu, masyarakat diimbau segera mendaftar begitu pendaftaran resmi dibuka.
Menurut data Kementerian Perhubungan, ribuan sepeda motor berhasil diangkut melalui program Motis pada Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Dampaknya signifikan, mulai dari:
Untuk Lebaran 2026 yang diperkirakan jatuh pada 20–21 Maret 2026, program Motis diharapkan hadir dengan kuota lebih besar.
PT KAI mengakui, minat masyarakat terhadap informasi mudik Lebaran 2026 sudah meningkat sejak awal tahun. Hal ini berkaca pada data mudik Lebaran 2025, di mana 154,62 juta penduduk Indonesia melakukan perjalanan mudik atau sekitar 54,89 persen dari total populasi.
Kereta api tetap menjadi moda favorit karena:
Mengacu pada SKB 3 Menteri, Idulfitri 1447 H diperkirakan jatuh pada:
Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan Idulfitri pada:
Berikut perkiraan libur Lebaran 2026:
Libur Lebaran yang berdekatan dengan Nyepi berpotensi menciptakan long weekend yang cukup panjang.
PT KAI menegaskan seluruh informasi resmi terkait Motis Lebaran 2026 akan diumumkan melalui kanal resmi perusahaan. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada informasi tidak valid atau calo.
Dengan perencanaan matang dan pendaftaran tepat waktu, program Motis diharapkan mampu mendukung mudik Lebaran 2026 yang aman, nyaman, dan bebas risiko.