Rabu, 1 Desember 2021

Refleksi 2021, Cilacap Menyulam RPJMD 2017-2022 dan Menjaring Seabrek Prestasi

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji (kedua dari kiri) saat menerima penghargaan terkait Kabupaten Layak Anak. KLA 2018 adalah salah satu prestasi Kabupaten Cilacap. foto: dok pemkab

Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Permendagri No. 86 Tahun 2017 menjelaskan tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Disebutkan, enam bulan setelah pelantikan bupati terpilih, pemerintah daerah harus sudah menetapkan RPJMD dalam bentuk peraturan daerah.


Cilacap, serayunews.com

RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah jangka menengah, serta penjabaran visi, misi, dan program kepala daerah terpilih.RPJMD memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah, serta program perangkat daerah disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif.RPJMD disusun dengan berpedoman pada RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) dan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional).

Maka, mulanya adalah pelatikan Bupati dan Wakil Bupati Cilacap yakni pasangan Tatto Suwarto Pamuji-Syamsul Auliya Rachman pada 19 November 2017.Maka, pada Mei 2018 harus sudah ada RPJMD Cilacap.

Kemudian, RPJMD Kabupaten Cilacap 2017-2022 pun tunntas.Di dalamnya membagi permasalahan pembangunan dalam 5 bidang yaitu pemerintahan, kesra, ekonomi, dan infrastruktur.

RPJMD Kabupaten Cilacap Tahun 2017-2022 ini merupakan pedoman bagi seluruh stakeholder dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Kabupaten Cilacap sesuai dengan visi, misi, dan program pembangunan daerah. Visi RPJMD Kabupaten Cilacap Tahun 2017 – 2022 adalah Cilacap Semakin Sejahtera Secara Merata “BANGGA MBANGUN DESA” yang dijabarkan dalam 5 (Lima) Misi, 6 (Enam) Tujuan dan 17 (Tujuh Belas) sasaran pembangunan. Kebijakan Bupati dalam RPJMD selama 5 tahun, harus dilaksanakan oleh OPD terutama untuk menjawab Indikator Kinerja Utama (Indikator Bupati) sebanyak 46 Indikator Sasaran.

Prioritas pembangunan per tahun harus dicermati oleh OPD, sehingga dalam melaksanakan kegiatan OPD harus melihat prioritas pembangunan per tahun dan mendukung Kebijakan Bangga Mbangun Desa dengan 4 pilar (Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan dan lingkungan Sosial Budaya).Tiap OPD dalam merencanakan anggaran kegiatan agar tuntas dan mengutamakan kebermanfaatan supaya hasilnya berkualitas.

Dalam mewujudkan Good Government, salah satunya dilaksanakan e-planing yang terintegrasi dengan e- budgeting.Capaian kinerja OPD yang belum tercapai di Tahun 2017 supaya ditingkatkan dan agar diberikan penjelasan mengenai mengapa belum tercapainya kinerja tersebut. Proyeksi Pendapatan Daerah kabupaten Cilacap tahun 2017 – 2022 memiliki rata- rata pertumbuhan per tahun 3,35 %, sedangkan Proyeksi Pendapatan daerah adalah 3,401 Trilyun. Dalam rangka meningkatkan Pendapatan daerah harus dilakukan upaya – upaya diantaranya Intensifikasi dan ekstensifikasi serta terobosan-terobosan baru.

Di masa RPJMD 2017-2022, seabrek prestasi pun didapatkan Kabupaten Cilacap. Beberapa di antaranya adalah Balakar to Response Time Raih Penghargaan TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik, Kabupaten Layak Anak, Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik,

Ada juga penghargaan Adipura 2018, kemudian Dishub Cilacap Raih Penghargaan Layanan Pengaduan.Selain itu, masih banyak prestasi yang didapatkan Cilacap dalam rentang waktu 2017-2022.

Berita Terkait

Berita Terkini