
PURBALINGGA, SERAYUNEWS-Peristiwa kebakaran melanda rumah milik pasangan Padimeja (83) dan Mutingah (81), di RT 11 RW 8 Desa Tunjungmuli Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga, Senin (24/8/2026) petang. Kebakaran terjadi akibat pemilik rumah lupa mematikan tungku saat measak air.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Revon Hapindriat dalam laporannya mengatakan rumah ludes terbakar. Termasuk uang tunai Rp 500 ribu yang ikut dilalap api. “Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 15 juta,” paparnya.
Disampaikan, sekitar pukul 17.50 WIB Mutingah memasak air kemudian saat maghrib ditinggal ke masjid untuk jamangah sholat maghrib. Warga bergotong royong berusaha memadamkan api yg sudah membakar rumah.
Sebelumnya peristiwa serupa terjadi di di Desa Blater, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Senin (24/8/2026) siang Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Kalimanah Iptu Sapto Wijiono menjelaskan kebakaran menimpa rumah milik Yatin Adi Winoto (59) di Desa Blater RT 1 RW 8, Kecamatan Kalimanah. Kebakaran diketahui sekira jam 14.30 WIB.”Setelah menerima laporan, personel Polsek Kalimanah, segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan, serta meminta keterangan saksi,” katanya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sebelum kejadian saksi bernama Hartini (62) memasak air menggunakan tungku sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah selesai, api tungku disiram dengan air dan dianggap padam.“Sekitar pukul 14.30 WIB, warga melihat adanya kebakaran di rumah korban. Laporan kemudian disampaikan kepada petugas pemadam kebakaran dan Polsek Kalimanah,” katanya.
Petugas pemadam kebakaran yang datang kemudian melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari sisa api tungku yang belum sepenuhnya padam, api kemudian membesar dan menyebabkan kebakaran,” ungkap Kapolsek.