Rabu, 5 Oktober 2022

Rumah Produksi Saleh di Karangpucung Cilacap Terbakar Hebat, Begini Kronologinya

Kondisi ruma produksi saleh di Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap saat terjadi kebakaran akibat percikan api dari tungku penggorengan, Selasa pagi (19/7/2022). (Dok Damkar Cilacap)

Kobaran api menghanguskan bangunan rumah permanen sebuah tempat produksi penggorengan saleh di Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Selasa pagi (19/7/2022). Dugaannya penyebab kebakaran berasal dari api tungku penggorengan.


Karangpucung, serayunews.com

Kepala UPT Damkar Cilacap Supriyadi melalui Kasubag Tata Usaha Riadi mengatakan, rumah tempat produksi saleh yang tebakar milik Khusnul Khotimah (35) beralamat di Desa Ciporos RT01 RW10 Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap yang terbakar pada Selasa pagi sekira pukul 03.00 WIB.

Adapun kronologi kejadian awalnya diketahui oleh pemilik rumah yang melihat kobaran api di tempat pengorengan saleh. Pemilik rumah kemudian berteriak minta tolong. Kemudian warga yang berdatangan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

“Karena kobaran api semakin membesar, kemudian salah satu warga menghubungi Pos Damkar Majenang,” ujar Riadi.

Petugas Damkar saat pemadaman kebakaran rumah produksi saleh di Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap saat terjadi kebakaran akibat percikan api dari tungku penggorengan, Selasa pagi (19/7/2022). (Dok Damkar Cilacap)

Setelah mendapat laporan tersebut, sejumlah personel Pos Damkar Majenang langsung menuju lokasi dengan armada Damkar untuk melakukan pemadaman.

“Pos Damkar Majenang berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 90 menit, setelah proses pemadaman dan melanjutkan dengan pendinginan,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu, namun korban alami kerugian material berupa bangunan rumah 8X6 meter yang separuhnya hangus terbakar beserta isinya seperti perabot rumah tangga dan bahan saleh.

“Dugaannya penyebab kebakaran berasal dari api tungku kayu penggorengan, kerugian sekitar Rp20 juta,” ujarnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini