
BANYUMAS, SERAYUNEWS– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas memperkuat sinergi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyumas untuk memastikan hak pilih warga binaan pemasyarakatan (WBP) tetap terpenuhi dalam penyelenggaraan Pemilu.
Komitmen tersebut mengemuka saat Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto, bersama jajaran pejabat struktural menerima kunjungan kerja tim Bawaslu Kabupaten Banyumas.
Rombongan Bawaslu dipimpin Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Suharso Agung Basuki, didampingi anggota Bawaslu, sekretaris, serta tim staf teknis.
Pertemuan tersebut difokuskan pada penyusunan strategi untuk memastikan seluruh warga binaan yang memenuhi syarat tetap dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu.
Selain itu, koordinasi dilakukan untuk memetakan sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran Pemilu di lingkungan Rutan yang memiliki karakteristik dan akses terbatas.
Langkah ini dinilai penting mengingat jumlah penghuni Rutan yang terus berubah akibat adanya tahanan maupun narapidana yang keluar dan masuk setiap hari. Kondisi tersebut memerlukan pembaruan data secara berkala agar daftar pemilih tetap akurat.
Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto, menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung penyelenggaraan Pemilu yang demokratis sekaligus menjamin hak konstitusional setiap warga binaan.
“Kami di Rutan Banyumas berkomitmen penuh untuk menjamin hak konstitusional seluruh warga binaan. Meskipun ruang gerak mereka terbatas, hak pilih mereka tetap sama di mata hukum. Koordinasi berkelanjutan dengan Bawaslu ini sangat penting mengingat data penghuni Rutan yang sangat dinamis, sehingga kita bisa meminimalisir kendala hak pilih maupun potensi pelanggaran di kemudian hari,” kata Anggi.
Menurutnya, sinergi dengan Bawaslu menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan Pemilu di lingkungan Rutan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bawaslu Kabupaten Banyumas menyambut baik komitmen tersebut. Mewakili Ketua Bawaslu Banyumas Imam Arif Setiadi, Suharso Agung Basuki mengapresiasi keterbukaan dan kerja sama yang ditunjukkan Rutan Banyumas.
“Pengawasan di lokasi khusus seperti Rutan memerlukan pendekatan dan koordinasi intensif. Kunjungan ini adalah langkah proaktif kami untuk memastikan seluruh tahapan Pemilu di Rutan Banyumas berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi. Kami sangat mengapresiasi Rutan Banyumas yang sangat terbuka dan sigap dalam memfasilitasi pemenuhan hak pilih warga binaan,” kata Agung.
Ia menilai koordinasi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta mencegah potensi pelanggaran selama proses Pemilu berlangsung.
Usai melakukan koordinasi, rombongan Bawaslu Kabupaten Banyumas meninjau Area Ketahanan Pangan Rutan Banyumas.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Anggi Febiakto memperlihatkan berbagai program pembinaan kemandirian yang dijalankan bagi warga binaan.
Rombongan Bawaslu juga berinteraksi langsung dengan para WBP untuk melihat aktivitas pembinaan yang berlangsung di dalam Rutan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antarlembaga sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak warga binaan, termasuk hak politik, tetap terlindungi sesuai ketentuan perundang-undangan.