Selasa, 6 Desember 2022

Santri yang Nekat Panjat Tower Seluler 73 Meter di Kesugihan Cilacap Ternyata Pasien Rehabilitasi Jiwa

BS (27) pemuda asal Palembang saat melakukan percobaan bunuh diri dengan memanjat tower seluler setinggi 73 meter di Kesugihan Cilacap, Jumat (4/11/2022). (Dok Basarnas Cilacap).

BS (27) seorang pemuda asal Palembang Provinsi Sumatera Selatan sempat membuat heboh warga. Dia nekat mencoba bunuh diri dengan memanjat tower seluler setinggi 73 meter di Kesugihan Cilacap. Ternyata pemuda itu merupakan pasien panti rehabilitasi jiwa di Cilacap.


Kesugihan, serayunews.com

Kasi Humas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto mengatakan, BS merupakan salah satu pasien atau santri Panti Rehabilitasi Jiwa salah satu pondok pesantren di wilayah Kesugihan Kabupaten Cilacap.

“Itu memang pasien sakit jiwa dari panti rehabnya. Kondisi sudah baik tapi kadang-kadang masih kumat,” ujar Iptu Gatot saat dikonfirmasi, Sabtu (5/11/2022).

Gatot menyampaikan, kondisi BS sudah menjalani rehabilitasi di panti tersebut kurang lebih sudah sekitar 5 (lima) tahun lamanya. Aksi nekat itu terjadi saat kondisinya sedang kambuh.

Sebelumnya, BS nekat memanjat tower seluler setinggi 73 meter di wilayah Kesugihan Cilacap pada Jumat sore (4/11) sekira pukul 15.00 WIB. Warga sempat melarang aksi BS tersebut. Namun BS tetap memanjatnya hingga di puncak tower.

Karena juga tak kunjung turun, akhirnya warga melaporkan ke Basarnas Cilacap, yang kemudian menerjunkan Tim Rescuer untuk mengevakuasinya.

Akhirnya, aksi percobaan bunuh diri itu bisa dicegah setelah Tim SAR Gabungan berhasil membujuk BS hingga berjam-jam untuk bersedia turun.

“Pada pukul 19.40 WIB, Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi survivor dalam keadaan selamat,” ujar Kasubsi Operasi dan Siaga Basarnas Cilacap, Satrio Nurridanto.

Berita Terpopuler

Berita Terkini