
CILACAP, SERAYUNEWS – Kebakaran melanda SD Negeri 03 Karangrena, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Minggu (19/7/2026) malam. Api diduga dipicu korsleting listrik dan menghanguskan gudang sekolah serta sebagian atap ruang kelas 1. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Seorang warga yang sedang berada di area persawahan sekitar sekolah pertama kali melihat kobaran api muncul dari bagian atap bangunan.
Melihat kejadian itu, warga segera berdatangan dan bergotong royong memadamkan api menggunakan air dari jaringan PDAM dengan peralatan seadanya sehingga kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lainnya.
Laporan kebakaran diterima Pos Damkar Kroya sekitar pukul 18.45 WIB. Petugas langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan pemadaman dan tiba sekitar 15 menit setelah menerima laporan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan saat petugas tiba, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga.
“Petugas menerima laporan dari Pos Damkar Kroya dan langsung menuju lokasi. Saat tiba, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga sehingga kami melaksanakan pendinginan, overhaul, serta memastikan lokasi benar-benar aman,” kata Gatot.
Petugas kemudian melakukan proses pendinginan dan overhaul untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik yang kemudian membakar gudang sekolah dan merambat ke atap ruang kelas 1.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, gudang sekolah dan sebagian atap ruang kelas mengalami kerusakan.
Kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Dalam proses penanganan, petugas Damkar menggunakan sekitar 1.500 liter air untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam. Proses overhaul juga dilakukan guna mengantisipasi munculnya api dari sisa material yang masih membara.
Selain menangani kebakaran, personel Damkar memberikan edukasi kepada warga mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran serta menyosialisasikan layanan darurat Damkar, termasuk aplikasi Satkartaru SIAP dan nomor layanan Pos Damkar Kabupaten Cilacap.
Gatot mengapresiasi kesigapan warga yang segera melakukan pemadaman awal sehingga api tidak sempat menjalar ke bangunan sekolah lainnya.
“Respons cepat masyarakat sangat membantu sehingga api dapat segera dikendalikan. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.