Minggu, 19 September 2021

Selama Ramadan, Vaksinasi di Purbalingga Tetap Dilaksanakan Pagi hingga Siang

Petugas kesehatan melaksanakan proses vaksinasi Covid-19. Selama Ramadan, vaksinasi di Kabupaten Purbalingga tetap dilaksanakan pagi hingga siang hari.

Selama bulan Ramadan, proses vaksinasi di Kabupaten Purbalingga tetap dilaksanakan pagi hingga siang hari. Langkah itu diambil untuk mengejar target capaian vaksinasi. Prioritas target sasaran vaksinasi selain petugas publik juga kaum lanjut usia (lansia).


Purbalingga, serayunews.com

“Vaksinasi tetap kami laksanakan di sejumlah fasilitas kesehatan yang sudah ditugaskan. Waktunya pagi hingga siang hari, menyesuaikan jam kerja saat Ramadan tentunya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga, Hanung Wikantono, Rabu (14/4/2021).

Diungkapkan vaksinasi di bulan Ramadan tetap dilaksanakan. Saat ini pihaknya sedang melanjutkan vaksinasi tahap kedua untuk lansia. Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat puasa, menyatakan bahwa umat Islam yang sedang berpuasa boleh menjalani vaksinasi. Pasalnya vaksinasi tidak membatalkan puasa.

Dari segi kesehatan juga disampaikan bahwa vaksinasi aman bagi orang yang berpuasa, selama calon penerima vaksin dalam kondisi sehat. Adapun sehat atau tidaknya calon penerima vaksinasi akan diketahui melalui penapisan kesehatan.

“Untuk stok vaksinasi kedua bagi lansia aman. Semoga bisa berjalan lancar,” ungkap Hanung.

Dipaparkan juga proses vaksinasi di Kabupaten Purbalingga sudah dilaksanakan untuk tiga penerima. Masing-masing Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan, Pelayan Publik dan Lansia. Untuk SDM Kesehatan mayoritas sudah mendapatkan vaksinasi tahap pertama dan kedua.

“Untuk Pelayan Publik dan Lansia masih berjalan. Kita terus lakukan untuk mencapai target vaksinasi,” ungkapnya.

Dituturkan Hanung, pelaksanaan vaksinasi di Purbalingga dapat dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan yang ada. Untuk Purbalingga vaksinasi covid dapat dilayani oleh 22 Puskesmas, 5 rumah sakit dan 4 klinik. Di fasilitas kesehatan tersebut sudah ada 185 orang tenaga kesehatan yang sudah dilatih untuk melakukan vaksinasi.

Ditambahkan juga data yang diterima menyebutkan bahwa terdapat 26.174 warga yang sudah mendapatkan vaksinasi tahap pertama. Selanjutnya terdapat 16.371 warga yang telah menjalani vaksinasi tahap kedua.

“Vaksinasi terus kami laksanakan selama stok vaksin masih ada. Ini menjadi upaya untuk menciptakan kekebalan komunitas dari pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Berita Terkait

Berita Terkini