Jumat, 9 Desember 2022

Sempat Mandek karena Putus Kontrak, Proyek Pembangunan MPP Purbalingga Bakal Segera Dilanjutkan

 

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, saat memonitoring proses pembangunan gedung MPP, beberapa waktu lalu. (Dok Humas Protokol)

Proyek pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Purbalingga, tidak terselesaikan karena rekanan penggarap diputus kontrak. Namun demikian, proses pembangunan akan tetap berlanjut sampai bisa difungsikan.


Purbalingga, serayunews.com

Proses pengerjaan gedung MPP Purbalingga, sementara ini berhenti karena penggarap mengalami putus kontrak. Proses pembangunannya akan berlanjut kembali, dengan rekanan beda.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga, Cahyo Rudianto. Saat ini sedang tahap pelelangan dan nantinya jika sudah ada pemenang, pembangunan akan berlanjut.

“Kita sedang menyiapkan proses untuk menunjuk pemenang ke 2,” katanya, Jumat (18/11/2022).

Proses pembangunan gedung MPP, sebenarnya sudah hampir selesai. Berdasarkan hitungan DPUPR, progres saat ini sudah sampai di angka 80,6 persen. Jadi masih ada kekurangan hanya 19,4 persen.

“Kalau pemilihan pemenang kedua berjalan lancar, insyaallah Januari 2022 bisa difungsikan,” ujarnya.

Diketahui, proyek pembangunan gedung MPP oleh rekanan sebelumnya tidak sanggup menyelesaikan sesuai waktu. Meskipun, sudah dapat perpanjangan waktu pengerjaan sampai dua kali. Perpanjangan pertama, selama 7 hari. Sedangkan perpanjangan kedua, 10 hari.

Karena putus kontrak, maka nama rekanan akan diblacklist. Selain itu juga kena sanksi, 1 per mil per hari. Karena nilai proyek Rp800 juta, maka per hari sekitar Rp8 juta.

Berita Terpopuler

Berita Terkini