Sabtu, 2 Juli 2022

Seorang Pendaki asal Cimahi Meninggal di Gunung Slamet, Begini Kronologinya

Petugas gabungan dari tim SAR dan Base Camp pendakian Dukuh Bambangan melakukan evakuasi terhadap jenazah pendaki asal Cimahi yang meninggal di Gunung Slamet, Sabtu (18/6/2022) (Dok BPBD Purbalingga)

Satu orang pendaki Gunung Slamet melalui jalur dukuh Bambangan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, meninggal, Sabtu (18/6/2022). Sebelumnya pendaki tersebut mengalami kecelakaan dan mendadak pingsan.


Purbalingga, serayunews.com

“Pendaki bernama Hardiar Hidayatuloh (53), warga Jalan Pesantren Cibabat Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, Jawa Barat. Kecelakaan terjadi di atas Pos 7 menuju Pos 8 di jalur pendakian,” kata Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Omar Fauzi dalam laporannya.

Baca juga  Ibu Hamil di Purbalingga, Harus Siapkan 4 Pendonor Darah Saat Melahirkan

Berdasarkan laporan, pendaki tersebut berangkat mendaki pada Sabtu (18/6/2022) pukul 03.00 WIB. Korban bersama dua rekannya dan satu orang guide/porter. Namun saat melakukan pendakian, sekitar pukul 09.00 WIB informasinya pendaki tersebut pingsan dan mengalami kondisi kritis.

Petugas di Base Camp Pendakian Bambangan yang menerima informasi tersebut langsung memberangkatkan satu tim evakuasi. Selanjutnya tim SAR Gabungan juga menyusul untuk melakukan pertolongan pertama.

“Tim SAR sempat memberikan pertolongan dengan napas buatan kepada pendaki yang pingsan. Namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia,” lanjutnya.

Baca juga  Sejumlah Desa di Cilacap Banjir, Sebagian Warga Mengungsi

Saat ini jenazah pendaki berada di Puskesmas Karangreja. Selanjutnya akan ada autopsi oleh tim Inafis Polres Polres Purbalingga. Pendaki tersebut merupakan pendaki yang sudah profesional.

“Dia melakukan pendakian sambil berlari. Namun kemungkinan kondisinya tidak fit sehingga pingsan dan nyawanya tidak tertolong,” imbuhnya.

Berita Terkait

Berita Terkini