Jumat, 21 Januari 2022

Soal Rencana Sekolah Tatap Muka 100 Persen, Ahli Epidemiologi Unsoed Pinta Pemkab Banyumas Antisipasi Omicron

Epidemiolog Lapangan Unsoed, dr Yudhi Wibowo MPH. (Shandi)

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bupati Banyumas, Achmad Husein memastikan bawa mulai tanggal 3 Januari 2022, untuk Kabupaten Banyumas bakal melaksanakan Pemebelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, atau seperti sebelum pada pandemi Covid-19. Meski tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), ahli epidemiologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mewaspadai Covid-19 varian baru Omicron.


Purwokerto, serayunews.com

Epidemiolog Lapangan Unsoed, dr Yudhi Wibowo MPH mengaku mendukung sekolah tatap muka 100 persen. Namun, dirinya meminta agar Pemkab Banyumas lebih waspada dari mulai penerapan protokol kesehatan serta antisipasi lainnya.

Baca juga  Terlindas Truk Molen, Sales Makanan Ringan di Purwokerto Meninggal Dunia Seketika

“Prokes di satuan pendidikan harus betul-betul diperketat, monitor (pemantauan ke sekolah, red) juga diperketat,” ujar dia, Kamis (30/12/2022).

Selain itu, perlu adanya percepatan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun. Menurutnya vaksin tersebut sangat membantu dalam menanggulangi Covid-19.

 “Minimal 70 persen sudah divaksin, baru PTM 100 persen, itu menurut saya jadi langkah yang bijak. Saya khawatir jika dipaksakan, ternyata omicron sudah masuk di Banyumas,” katanya.

Dari informasi yang diperoleh, masih menurut Yudhi, untuk tingkat keparahan Covid-19 varian baru tersebut masih diteliti. Namun, dari beberapa negara yang terjangkit omicron angka kematiannya cukup tinggi. Sehingga tidak menutup kemungkinan mereka yang komorbid khususnya, bisa berbahaya ketika terjangkit virus tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini