Sabtu, 3 Desember 2022

Sudah Tua Masih Jualan Miras, Akhirnya Diproses Polisi Banyumas

Jelang perayaan Natal, Tim Satria Polresta Banyumas gencar melakukan operasi cipta kondisi. Dengan sasaran operasi penyakit masyarakat (pekat). Hasilnya dari operasi tersebut, sebanyak ratusan botol minuman keras (miras) dan belasan liter miras tradisional. Di antara penjaja miras itu ada yang sudah kepala lima alias sudah tua.


Banyumas, Serayunews.com

Menurut keterangan Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka SIk melalui Kasat Sabhara Polresta Banyumas, AKP Aldino Agus A SE SIk, kegiatan tersebut dilakukan sesuai instruksi dari pimpinan untuk pengamanan hari raya Natal. Kemudian Tim Satria melakukan patroli dari perkotaan Purwokerto hingga pinggiran Kabupaten Banyumas.

“Dari operasi kami, kami berhasil mengamankan barang bukti yakni 32 botol minuman keras jenis beer, 16 liter ciu, dan 416 botol minuman keras jenis anggur,” ujar dia, Senin (21/12/2020).

Aldino menambahkan, miras tersebut didapat dari para penjual. Di antara para penjual bahkan ada yang sudah berumur misalnya lelaki berinisial AS yang berusia 53 tahun. Dia adalah warga Desa Cikakak Kecamatan Wangon. Ada juga lelaki berinisial SUL warga Ajibarang yang berusia 52 tahun. Selain keduanya ada AD (43) warga Kecamatan Purwokerto Timur, AZ (23) dan SOL (45) warga Kecamatan Ajibarang.

“Setelah minuman kerasnya kami sita, yang bersangkutan kami kenakan tindak pidana ringan (tipiring, red), dan dimintai surat pernyataan agar tidak menjual kembali minuman keras,” kata dia.

Kasat menjelaskan, jika dengan penyitaan sejumlah miras ini, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta menjaga kondusivitas. Selain itu, memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

“Tindak kriminalitas sering kali terjadi, bermula dari adanya pengaruh alkohol yang terkandung dalam minuman keras,” ujarnya.

Dari hasil operasi tersebut, barang bukti pun diamankan di Mapolresta Banyumas, kemudian akan dimusnahkan secara berkala oleh anggota kepolisian.(san)

Berita Terpopuler

Berita Terkini