Kamis, 29 September 2022

Sunday Morning UMP, Fasilitasi UMKM Dalam Perizinan Hingga Penjualan

Sunday Morning UMP, Minggu (9/1/2022) diramaikan oleh 230 lebih pelaku UMKM. (Foto : Hermiana E.Effendi)

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali membuktikan komitmennya dalam pembinaan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Melalui acara Sunday Morning, UMP memfasilitasi ratusan UMKM untuk berjualan di kampus hingga membuka akses untuk kepengurusan perizinan usaha.


Purwokerto, Serayunews.com

Rektor UMP, Dr Jebul Suroso mengatakan, universitas harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk kalangan UMKM. Menurutnya, UMKM merupakan tonggak ekonomi bangsa yang bisa bertahan pada berbagai kondisi, sehingga sudah selayaknya harus diberikan suport.

“Kita buka akses mereka untuk berjualan di lingkungan kampus pada hari Minggu ini, sekaligus kita datangkan dinas terkait yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas untuk mengedukasi serta mempermudah UMKM dalam mengurus perizinan usaha,” kata Rektor, Minggu (9/1/2022).

Terkait pembinaan kepada UMKM, lanjut Rektor, UMP rutin berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah Banyumas (Aspikmas). Tahapan pembinana yang dilakukan UMP, mulai dari pemetaan, pembinaan aspek-aspek yang dimiliki oleh UMP, seperti perizinan, kualitas produk serta kehalalan produk. Pendampingan tersebut dilakukan dengan melibat dosen serta mahasiswa UMP yang berkompeten di bidangnya.

“Ini merupakan kerja jangka panjang dan kita optimis bisa melakukan secara bertahap, untuk jualan produk juga akan kita upayakan dengan membuka pasar ofline dan online. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, maka tujuan kita memajukan UMKM akan mudah untuk diwujudkan,” jelasnya.

Rektor UMP, Dr Jebul Suroso ikut mempromosikan tas hasil kreasi UMKM Banyumas. (Foto : Hermiana E.Effendi)

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jawa Tengah, Ema Rahmawati yang hadir dalam acara Sunday Morning UMP mengatakan, tahun ini pemerintah menunjukan komitmen riil untuk mendongkrak UMKM. Yaitu dengan adanya kebijakan belanja 40 persen pengadaan barang dan jasa diambilkan dari sektor UMKM. Hal ini diharapkan akan mampu mendongkrak pemasaran produk-produk UMKM.

“Saat ini secara umum kondisi UMKM di Jawa Tengah sudah berangsur membaik, pertumbuhan ekonomi juga sudah ke arah positif, artinya UMKM sudah bisa berjualan dan ada yang membeli,” terangnya.

UMKM yang paling cepat bangkit pada masa pandemi Covid-19, lanjutnya Ema, adalah sektor kuliner, sebab semua orang butuh makan. Hanya saja masih perlu edukasi lebih lanjut supaya lebih banyak UMKM yang bisa merambah pasar online serta meningkatkan kreativitas produk.

Gelaran Sunday Morning UMP diikuti oleh 230 lebih UMKM. Alhasil sepanjang jalan di dalam kampus berubah menjadi pasar rakyat. Masyarakat sekitar juga memadati kampus untuk berbelanja, mulai dari kuliner hingga pakaian, tas dan lain-lain.

Editor :M Amron

Berita Terpopuler

Berita Terkini