Kamis, 6 Oktober 2022

Supriyanto Diprediksi Gantikan Tatto Pamuji Menjadi Pj Bupati Cilacap

Mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Supriyanto (Dok. Istimewa)

Prestasi gemilang dicetak oleh mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Supriyanto. Pria berusia 54 tahun ini sukses melenggang menempati posisi barunya sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah berkat seleksi terbuka.


Cilacap, Serayunews.com

Selain sukses menjadi orang nomor satu di instansi yang memiliki tupoksi membina petani dan perkebunan se Jawa Tengah, Supriyanto kedepan juga dinilai memiliki peluang kuat menjadi Penjabat (Pj) Bupati Cilacap hingga gelaran Pilkada di 2024. Mengingat posisi petahana Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji akan rampung pada November 2022 mendatang.

Pengamat Politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Akhmad Sabiq mengatakan, pengisian kekosangan kepemimpinan di daerah yang disebabkan mundurnya jadwal Pilkada, merupakan sifatnya penunjukan. Sehingga hal terpentingnya adalah yang bersangkutan memenuhi syarat dari sisi regulasi.

“Karena sifatnya penunjukan, jadi yang penting memenuhi regulasinya. Syarat untuk menjadi Penjabat Bupati ini Pimpinan Tinggi Pratama atau pejabat Eselon dua di Pemprov,” katanya kepada serayunews.com, Kamis (20/1/2022).

Ia menjelaskan, jika melihat posisi Supriyanto sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, tentunya sudah memenuhi regulasi tersebut. Apalagi Gubernur Ganjar Pranowo selama ini memiliki kecenderungan memilih Penjabat Bupati dari asal wilayah tersebut, misalnya Penjabat Bupati Kebumen, Rembang dan Tegal.

“Melihat sepak terjang Pak Supriyanto ini sebelumnya telah berpengalaman menjadi pejabat di Cilacap, sehingga sangat berpeluang menjadi Penjabat Bupati selepas kekosongan kepemimpinan yang ditinggal Tatto nanti,” katanya.

Menurutnya, kecenderungan Gubernur Ganjar memilih Penjabat Bupati dari asal wilayah tersebut bukan tanpa sebab, karena Gubernur memiliki penilaian lain yakni yang dipilih adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga memiliki pemahaman politik yang bagus.

“Sebab nantinya mereka akan bermitra kerja dengan DPRD yang isinya wakil-wakil rakyat dari berbagai partai politik. Selain itu, memang sebaiknya dipilih orang yang memahami wilayah yang akan dipimpin,” jelasnya.

Sabiq menuturkan, meski penunjukan Penjabat Bupati ini didasari oleh pengangkatan dari Menteri Dalam Negeri, namun pada praktiknya saran dan rekomendasi dari Gubernur lah yang akan menjadi pertimbangan utama. (Irfan)

Editor :M Amron

Berita Terpopuler

Berita Terkini