Kamis, 7 Juli 2022

Syarat Naik Kereta Api Sekarang Tidak Perlu Lagi Antigen dan PCR, Berlaku Mulai 18 Mei 2022 

Syarat naik Kereta Api (KA) sekarang, sudah tidak perlu lagi menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau PCR. Syarat terbaru ini, berlaku mulai hari ini, Rabu (18/5/2022).


Purwokerto, serayunews.com

Vice Presiden Daop 5 Purwokerto, Daniel Johannes Hutabarat menyampaikan, menunjukan bukti telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua lengkap atau ketiga tetap menjadi syarat naik kereta api.

Syarat naik kereta api terbaru tersebut, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementrian Perhubungan Nomor 57 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 18 Mei 2022.

“KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19. Relaksasi protokol kesehatan tersebut, diharapkan dapat menjadi titik balik kebangkitan moda transportasi kereta api dan turut berkontribusi untuk pemulihan ekonomi nasional,” kata dia, Rabu (18/5/2022).

Baca juga  Adu Banteng Tiga Kendaraan di Sokaraja, Seorang Penumpang Meninggal Dunia

Daniel merinci, syarat naik kereta api terbaru sesuai SE Kementrian Perhubungan bagi calon penumpang jarak jauh meliputi:

  1. Vaksin kedua lengkap atau ketiga sehingga tidak perlu menunjukan hasil negatif screening Covid-19.
  2. Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam.
  3. Tidak atau belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah disertai hasil negatif Rapid Tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam.
  4. Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.
Baca juga  Ribuan Desa di Jateng Siap Jadi Percontohan Desa Antikorupsi Nasional

Sedangkan syarat untuk KA Lokal dan Aglomerasi yakni :

  1. Vaksin minimal dosis pertama.
  2. Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen atau RT-PCR.
  3. Tidak belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.
  4. Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

“Dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing sistem KAI dengan aplikasi PeduliLindungi, untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan. Hasilnya, data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding,” ujarnya.

Baca juga  Israel Lolos ke Piala Dunia U20 di Indonesia Tahun Depan

Meski demikian, untuk protokol kesehatan tetap wajib diikuti oleh calon penumpang seperti mengenakan masker, kemudian wajib mengganti masker selama berkala setiap empat jam, membuang limbah masker di tempat yang disediakan.

Pelanggan juga diimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah, melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

“Untuk dapat naik kereta api, pelanggan harus dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam. Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, KAI memberikan healthy kit kepada pelanggan KA Jarak Jauh yang berisikan masker dan tisu basah secara cuma-cuma,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini