Jumat, 9 Desember 2022

Target Menang Spektakuler, DPC PDI Perjuangan Banyumas Konsolidasi per Dapil

Rapat Konsolidasi DPC PDI Perjuangan Banyumas Dapil 6 di Balai Haji Cilongok, Sabtu (19/11/2022).(Foto : Hermiana E.Effendi)

Berbagai persiapan terus dilakukan DPC PDI Perjuangan Banyumas untuk menuju kemenangan spektakuler pada Pemilu 2024. Akhir pekan ini, DPC menggelar konsolidasi per daerah pemilihan (dapil) yang dihadiri para Komandan Te, pengurus PAC dan ranting.


Banyumas, Serayunews.com

Konsolidasi ini mulai Jumat (18/11/2022) hingga Minggu (20/11/2022). Dalam kosolidasi dapil 6 di Balai Haji Cilongok, Sabtu (19/11/2022), Sekretaris DPC PDI Perjuangan Banyumas, Arie Suprapto mengatakan, untuk meraih kemenangan spektakuler, maka semua desa di dapil 6 harus meningkatkan perolehan suara. Kuncinya adalah disiplin sesuai dengan wilayah tempur dan rajin bersilaturahmi dengan tokoh setempat serta masyarakat.

“Pada pemilu 2019, kita masih rebutan, ketua ranting yang gemuk massanya berlomba-lomba mengundang banyak caleg, itu pola tempur 2019 dan menyisakan banyak ruang kosong yang tidak tersentuh. Sekarang PDI Perjuangan menggunakan pola tempur yang berbeda, yaitu dengan sistem Komandan Te,” terangnya.

Dalam rapat konsolidasi dengan peserta sekitar 300 pengurus PAC, ranting, DPC serta para Komandan Te tersebut, Arie Suprapto membahas perolehan suara per kecamatan dan desa, serta memaparkan strategi pemenangan.

Petahana dapat keleluasaan untuk memilih wilayah tempur, misalnya anggota Komisi 4 DPRD Banyumas, Anang Agus Kostrad yang bertempur di dapil 6. Ada 11 desa yang oleh DPC masuk wilayah tempur Kecamatan Cilongok. Dalam pemilu lalu 11 desa tersebut menyumbang suara PDI Perjuangan sebanyak 10.517 dari total suara sah sebanyak 41.174 suara, sehingga perolehan suara PDI Perjuangan hanya 26%.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Banyumas, Arie Suprapto saat menggembleng para komandan te , PAC dan ranting di dapil 6. (Foto; Hermiana E.Effendi)
Evaluasi

Suprapto memberikan evaluasi keras atas perolehan suara tersebut yang masih jauh di bawah perolehan suara rata-rata PDI Perjuangan Banyumas 34%. Ia mengidentifikasi perolehan suara per desa, seperti Desa Kasegeran dengan dominasi Partai Gerindra, kemudian Desa Pernasidi Partai Golkar lebih unggul, Desa Karangtengah dengan dominasi PKB dan lain-lain.

“Untuk Desa Kasegeran, 2019 kita kalah dengan Gerindra karena mantan Kades Kasegeran yang merupakan kader Gerindra maju. Namun untuk 2024 nanti, kita harus meraih kemenangan spektakuler, dengan campur tangan petahana Anang Agus Kostrad serta Komandan Te bintang 2, Juli Krisdianto. Maka banyak amunisi yang kita miliki dan harus mampu meningkatkan perolehan suara hingga dua kali lipat,” kata Suprapto.

Guna meraih kemenangan spektakuler ini, DPC PDI Perjuangan Banyumas menyiapkan data perolehan suara per TPS. Kemudian mendata dan menjaga silaturahmi tokoh-tokoh masyarakat tiap desa.

Pada kesempatan tersebut, Arie Suprapto juga kembali mengingatkan kedisiplinan pengurus hingga ke anak ranting, untuk menggunakan seragam partai dalam rapat, sekalipun hanya rapat ranting.

“Seragam ini merupakan kebanggaan dan kebesaraan PDI Perjuangan, kita harus bangga memakainya dalam acara partai. Tahun depan DPC akan memberikan seragam pada 5.500 anak ranting, kita harus disiplin dalam satu barisan PDI Perjuangan untuk menuju kemenangan spektakuler 2024,” tuturnya.

Editor :kholil

Berita Terpopuler

Berita Terkini